Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kenapa AMD Bisa Jadi Saingan Berat Nvidia Setelah Potongan Suku Bunga

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
23 Sep 2025
130 dibaca
2 menit
Kenapa AMD Bisa Jadi Saingan Berat Nvidia Setelah Potongan Suku Bunga

AI summary

AMD menunjukkan potensi yang kuat di pasar kecerdasan buatan dengan peningkatan harga chipnya.
Persaingan antara AMD dan Nvidia semakin ketat, terutama dengan investasi terbaru Nvidia di Intel.
Analis memiliki pandangan beragam tentang prospek AMD, dengan beberapa lebih memilih saham AI lainnya.
Setelah Federal Reserve memangkas suku bunga, banyak saham teknologi mulai menjadi perhatian para analis, termasuk Advanced Micro Devices atau AMD. Analis Robert Schein menyatakan bahwa AMD akan serius menantang Nvidia, terutama di pasar chip yang digunakan untuk kecerdasan buatan (AI). AMD baru saja menaikkan harga chip MI 350 mereka sebesar 67%, menunjukkan kekuatan dan dominasi mereka di segmen ini.Harga saham AMD mengalami kenaikan dari sekitar $155 pada pertengahan Juli menjadi $159 akhir September. Meski begitu, banyak investor masih merasa saham AMD belum dapat menyaingi Nvidia secara keseluruhan. Nvidia dianggap masih raja di bidang chip AI, apalagi setelah mereka menginvestasikan $5 miliar ke Intel, yang bisa menjadi ancaman bagi bisnis AMD.Longriver Partners Fund menyadari potensi AMD sebagai investasi, namun mereka lebih suka saham AI lain yang dianggap lebih murah dan berisiko lebih kecil. Mereka menjelaskan bahwa Nvidia punya teknologi NVLink yang membuat performa training AI jadi lebih baik karena kemampuan menghubungkan banyak GPU secara efisien.Meski ada keunggulan Nvidia, beberapa tugas AI seperti inference bisa dilakukan satu GPU saja, yang memang mengurangi keunggulan Nvidia dalam sistem jaringan yang kuat. Dalam konteks ini, AMD bisa menawarkan solusi yang kompetitif di beberapa segmen pasar AI tertentu. Sehingga persaingan di pasar chip AI tetap sangat dinamis dan menarik untuk dicermati.Secara keseluruhan, walaupun Nvidia masih memegang kendali besar, AMD menunjukkan pertumbuhan yang solid terutama karena keberanian dalam menetapkan harga chip lebih tinggi di pasar AI. Investor perlu memperhatikan dinamika pasar dan strategi kompetitif kedua perusahaan ini, karena kedepannya persaingan di bidang chip AI akan semakin sengit.

Experts Analysis

Robert Schein
AMD memiliki kekuatan pasar yang signifikan dan harga chip yang naik drastis menandakan pertumbuhan pendapatan yang kuat. Mereka siap memberi tekanan kompetitif serius pada Nvidia dalam ruang AI.
Longriver Partners Fund
Walaupun AMD berpotensi, kami melihat peluang investasi yang lebih baik di saham AI lain yang lebih murah dengan risiko penurunan yang lebih kecil dibandingkan AMD.
Editorial Note
AMD tampak punya potensi besar untuk mengganggu dominasi Nvidia karena keberanian menaikkan harga chipnya menandakan permintaan yang kuat dalam pasar AI. Namun, Nvidia tak bisa dianggap enteng karena investasi strategis mereka di Intel bisa membuka peluang baru yang berbahaya bagi AMD dalam jangka panjang.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.