AMD Berpeluang Jadi Bintang AI Baru Mengungguli Nvidia di 2030
Teknologi
Kecerdasan Buatan
10 Okt 2025
199 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
AMD memiliki potensi untuk tumbuh menjadi nama besar di pasar chip AI dengan diversifikasi bisnisnya.
Kemitraan dengan OpenAI dan rencana untuk konsol permainan mendatang dapat meningkatkan visibilitas dan pangsa pasar AMD.
Valuasi AMD yang menarik menunjukkan peluang investasi yang baik untuk jangka panjang.
Perkembangan teknologi AI makin pesat dan membawa perusahaan seperti Nvidia menjadi terkenal dengan chip-chip khusus untuk AI di pusat data dan komputer pribadi. Namun, pasar AI masih baru dan ada peluang bagi perusahaan lain untuk bersinar.
Advanced Micro Devices (AMD) sedari lama berada di bawah bayang-bayang Nvidia namun punya keunggulan bisnis yang lebih beragam, mulai dari CPU dan GPU untuk PC, semikonduktor khusus konsol game, hingga prosesor embedded untuk bidang otomotif dan industri.
AMD dipilih untuk membuat prosesor konsol game generasi berikutnya dari Sony dan Microsoft yang akan memakai fitur AI, sehingga menjadi peluang besar peningkatan pendapatan dan pengenalan produk.
AMD juga mengembangkan CPU untuk PC yang mampu menjalankan beban kerja AI secara lokal, yang membantu naiknya pangsa pasar CPU mereka di pasar PC AI. Ditambah, OpenAI membeli GPU data center AMD, menunjukkan kepercayaan besar terhadap kemampuan teknologi AMD.
Meski begitu, saham AMD dinilai undervalued jika melihat prospek pertumbuhannya dengan PEG ratio 0,52. Ini menandakan membeli saham AMD sekarang dapat menjadi keputusan bijak untuk investasi jangka panjang.
Analisis Ahli
Harsh Chauhan
AMD memiliki potensi pertumbuhan tinggi di pasar AI berkat diversifikasi produk dan kemitraan penting, meskipun belum masuk dalam daftar top 10 saham pilihan Stock Advisor.