Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tapestry Luncurkan Buyback Rp 50.10 triliun (US$3 Miliar) dan Koleksi Coach Baru untuk Tarik Konsumen Muda

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (6mo ago) investment-and-capital-markets (6mo ago)
22 Sep 2025
212 dibaca
2 menit
Tapestry Luncurkan Buyback Rp 50.10 triliun (US$3 Miliar)  dan Koleksi Coach Baru untuk Tarik Konsumen Muda

Rangkuman 15 Detik

Tapestry menunjukkan kepercayaan manajemen melalui program buyback yang besar.
Inovasi produk dan desain Coach penting untuk menarik konsumen muda.
Risiko tarif dan revitalisasi merek tetap menjadi tantangan signifikan bagi Tapestry.
Pada September 2025, Tapestry mengumumkan rencana pembelian kembali saham senilai hingga Rp 50.10 triliun (US$3 miliar) sekaligus menampilkan koleksi Coach Spring 2026 melalui acara runway di New York City. Langkah ini menegaskan kepercayaan manajemen terhadap kesehatan finansial perusahaan dan komitmen pada inovasi serta gaya Amerika modern. Program buyback ini dipadukan dengan peluncuran produk baru yang mengusung desain segar serta strategi menarik konsumen muda, terutama generasi Gen Z dan milenial. Ini menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan pendapatan dan margin di masa depan bagi Tapestry. Meski optimisme ini ada, perusahaan masih menghadapi tantangan berupa risiko tarif dagang dan revitalisasi merek Kate Spade yang perlu mendapat perhatian serius. Faktor-faktor ini menjadi katalis dan hambatan penting dalam jangka pendek. Tapestry memproyeksikan pendapatan mencapai Rp 130.26 triliun (US$7,8 miliar) dan laba sebesar Rp 23.38 triliun (US$1,4 miliar) pada tahun 2028, dengan pertumbuhan pendapatan tahunan sekitar 3,6%. Manajemen percaya bahwa fokus pada inovasi merek dan ekspansi global akan memperkuat posisi perusahaan. Para analis memperkirakan saham Tapestry memiliki nilai wajar sekitar Rp 194.45 juta (US$116,44) per saham, sejajar dengan harga pasar saat ini. Namun, pendapat investor bervariasi, tergantung seberapa kuat mereka melihat peluang pertumbuhan dalam pasar yang penuh tantangan.

Analisis Ahli

Howard Klein (Analis Industri Fashion)
Buyback besar ini menunjukkan optimisme manajemen dan potensi pertumbuhan Coach yang terus berinovasi. Namun, risiko eksternal seperti tarif dagang harus diperhatikan sebagai faktor penghambat sementara.