Laporan Keuangan Q2 Apparel dan Aksesoris: Siapa yang Unggul dan Mengapa
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
22 Sep 2025
249 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Pendapatan di sektor pakaian dan aksesori menunjukkan pertumbuhan meskipun ada tantangan.
Perusahaan yang cepat beradaptasi dengan e-commerce cenderung lebih sukses.
Kondisi ekonomi saat ini memberikan peluang bagi investasi di perusahaan dengan fundamental yang kuat.
Laporan kuartal kedua tahun ini menunjukkan perubahan menarik dalam industri apparel dan aksesoris dimana 16 perusahaan yang kami pantau berhasil melampaui estimasi pendapatan dengan rata-rata kenaikan 3,1%. Namun, meski pendapatan melampaui ekspektasi, pandangan kuartal berikutnya memperlihatkan penurunan prediksi pendapatan hingga 14,9%, menandakan adanya kehati-hatian pasar di masa depan.
Tapestry, pemilik merek Coach, mencatat pendapatan sebesar 1,72 miliar dolar AS yang naik 8,3% dibandingkan tahun lalu. Meskipun pendapatan melampaui prediksi analis, laba per saham (EPS) justru lebih rendah dari ekspektasi. Saham Tapestry naik 1,2% sejak pengumuman hasil ini, menunjukkan optimisme pasar yang masih bertahan.
Figs, yang terkenal dengan pakaian medis inovatif, menunjukkan peningkatan pendapatan 5,8% mencapai 152,6 juta dolar AS dan melampaui ekspektasi analis baik dalam pendapatan maupun EBITDA dan EPS. Respon pasar positif terlihat dari kenaikan harga saham sebesar 10,5% pasca laporan kuartal.
Carter's, yang fokus pada pakaian anak-anak, juga mengalami pertumbuhan pendapatan 3,7% menjadi 585,3 juta dolar AS. Namun, laporan tersebut mencatatkan kerugian EBITDA yang lebih besar dari perkiraan, dan harga sahamnya turun 4%, mencerminkan kekhawatiran investor.
G-III dan Kontoor Brands menunjukkan hasil yang berbeda. G-III melaporkan penurunan pendapatan dan memberikan panduan kuartal berikutnya yang mengecewakan, sehingga sahamnya turun 2,8%. Sedangkan Kontoor Brands berhasil mencatat pendapatan 658,3 juta dolar AS dan kenaikan saham hingga 39,3%, menandakan kepercayaan investor yang kuat atas kinerja perusahaan ini.
Analisis Ahli
Howard Silverblatt
Perusahaan yang mampu memanfaatkan e-commerce dan menjaga margin laba akan lebih bertahan di pasar fashion yang kompetitif ini, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.Mary Meeker
Adaptasi digital dan pendekatan omnichannel yang kuat menentukan pertumbuhan jangka panjang perusahaan apparel dan aksesoris modern.