Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kinerja Kuartal Kedua Perusahaan Apparel: Siapa Pemenang dan Pecundang?

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (5mo ago) investment-and-capital-markets (5mo ago)
15 Okt 2025
86 dibaca
2 menit
Kinerja Kuartal Kedua Perusahaan Apparel: Siapa Pemenang dan Pecundang?

Rangkuman 15 Detik

Perusahaan pakaian yang beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen mendapatkan hasil yang lebih baik.
Kinerja keuangan kuartal kedua menunjukkan variasi yang signifikan di antara perusahaan-perusahaan dalam industri.
Pertumbuhan pendapatan yang kuat tidak selalu diikuti oleh kinerja saham yang positif.
Musim pelaporan kuartal kedua tahun ini memperlihatkan bagaimana perusahaan pakaian dan aksesori menavigasi perubahan cepat dalam pilihan konsumen dan teknologi. Perubahan gaya dan preferensi berbelanja secara online membuat perusahaan harus lebih inovatif untuk tetap relevan dan kompetitif di pasar global. Guess berhasil mencatat pendapatan Rp 12.91 triliun ($772,9 juta) , naik 5.5% dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui ekspektasi analis. Meski harga sahamnya flat setelah laporan, perusahaan menunjukkan performa yang solid dan potensi pertumbuhan di masa depan. Figs, yang dikenal dengan pakaian medis bergaya dan didirikan melalui pengaruh media sosial seperti TikTok, mencatat kenaikan pendapatan 5.8% dan berhasil mengalahkan estimasi pasar, sehingga harga sahamnya naik signifikan sebesar 10.8% sejak laporan terakhir. Carter's dan Under Armour menghadapi tantangan lebih besar, dengan Carter's mengalami penurunan pendapatan meski tetap di atas estimasi, sementara Under Armour mencatat penurunan pendapatan 4.2% dan penurunan harga saham tajam sampai 26.1%. Hal ini menunjukkan urgensi bagi mereka untuk memperbaiki strategi bisnis dan menghadapi tekanan pasar. ThredUp menunjukkan pertumbuhan pendapatan tercepat di antara perusahaan sejenis dengan kenaikan 16.4%, namun harga sahamnya turun 3.1% pasca pelaporan. Secara keseluruhan, tren ini menggambarkan industri pakaian yang semakin dinamis dan pentingnya beradaptasi dengan pasar digital yang terus berkembang.

Analisis Ahli

Aswath Damodaran
Perusahaan yang menyesuaikan diri dengan cepat pada perubahan pasar dan teknologi digital memiliki valuasi yang lebih baik dan potensi pertumbuhan jangka panjang yang kuat.
Mary Meeker
Tren belanja online dan media sosial menjadi faktor utama dalam transformasi industri retail dan apparel, memengaruhi cara konsumen berinteraksi dengan merek.