Serangan Siber Lumpuhkan Sistem Check-in Bandara Besar Eropa, Banyak Penerbangan Terganggu
Teknologi
Keamanan Siber
22 Sep 2025
264 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Serangan siber dapat menyebabkan gangguan besar pada sistem transportasi.
Pihak berwenang dan maskapai harus siap dengan solusi manual ketika sistem otomatis terganggu.
Kolaborasi antara penyedia teknologi dan bandara sangat penting untuk mengatasi insiden seperti ini.
Sejumlah bandara besar di Eropa mengalami gangguan operasional akibat serangan siber terhadap sistem check-in otomatis yang disediakan oleh Collins Aerospace, sebuah perusahaan milik RTX. Serangan ini mengakibatkan antrean panjang, penundaan, bahkan pembatalan ratusan penerbangan di beberapa bandara utama seperti Heathrow di London, Berlin Brandenburg, dan Bandara Brussels.
Bandara Brussels terdampak paling parah dan sampai harus meminta maskapai membatalkan hampir separuh penerbangan keberangkatan untuk mengurangi kemacetan dan gangguan layanan. Meski kondisi mulai membaik di beberapa bandara, masalah masih berlanjut terutama di Brussels yang belum mendapatkan pembaruan perangkat lunak aman dari penyedia.
Untuk mengatasi masalah ini, pihak bandara dan maskapai kemudian menjalankan proses check-in secara manual. Meski hal ini membantu mengurangi gangguan, operasional penerbangan tetap berjalan lebih lambat dari biasanya karena waktu tunggu yang lebih lama untuk layanan check-in, boarding, hingga pengelolaan bagasi.
Menurut data, tingkat penundaan bervariasi di tiap bandara dengan Heathrow relatif lebih baik dibandingkan dengan Berlin dan Brussels. Sementara itu, otoritas regulasi regional sedang menyelidiki asal mula serangan ini, yang diduga merupakan bagian dari serangkaian serangan siber yang menargetkan berbagai sektor termasuk kesehatan dan otomotif.
Insiden ini menjadi peringatan penting bagi industri penerbangan akan pentingnya keamanan siber yang lebih ketat dan sistem darurat yang efektif. Perusahaan teknologi seperti Collins Aerospace diharapkan segera memberikan solusi perbaikan agar gangguan serupa tidak terulang dan operasional penerbangan di Eropa dapat berjalan normal kembali.
Analisis Ahli
Prof. Andi Wijaya - Pakar Keamanan Siber
Kerentanan yang terlihat pada sistem check-in ini memperlihatkan kurangnya lapisan keamanan berlapis yang kini menjadi standar di industri teknologi. Penting bagi penerbangan dan penyedia teknologi untuk terus memperbarui sistem keamanan mereka secara proaktif.Dr. Maria Santoso - Analis Kebijakan Transportasi
Dampak langsung terhadap operasional bandara menunjukkan perlunya koordinasi yang lebih baik antar pemangku kepentingan untuk respons darurat siber, termasuk opsi fallback manual yang lebih efisien.


