Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Prospek Saham Monday.com Setelah Pendapatan Kuartal Terbaru dan Strategi AI

Teknologi
Pengembangan Software
software-development (6mo ago) software-development (6mo ago)
21 Sep 2025
64 dibaca
1 menit
Prospek Saham Monday.com Setelah Pendapatan Kuartal Terbaru dan Strategi AI

Rangkuman 15 Detik

Monday.com menunjukkan pertumbuhan yang kuat dalam pendapatan dan adopsi produk.
Strategi perusahaan dalam segmen enterprise dan kemampuan AI memberikan dorongan positif.
Meskipun memiliki potensi, terdapat saham AI lain yang dianggap lebih undervalued dengan risiko lebih rendah.
Monday.com Ltd. adalah perusahaan teknologi yang fokus pada pengembangan perangkat lunak untuk manajemen kerja yang berbasis cloud dan visual. Mereka beroperasi secara global termasuk di Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Inggris. Pada kuartal kedua 2025, Monday.com melaporkan pendapatan sebesar Rp 4.99 triliun ($299 juta) , naik 27% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan tren pertumbuhan yang sehat di pasar perangkat lunak enterprise. Laba bersih perusahaan untuk kuartal tersebut mencapai Rp 973.61 miliar ($58,3 juta) dengan penghasilan per saham terdilusi sebesar Rp 1.82 juta ($1,09) . Performa ini didukung oleh basis pelanggan yang terus bertambah, terutama di segmen enterprise. Segmen enterprise merupakan bagian yang berkembang paling cepat, dengan pelanggan yang membayar lebih dari Rp 1.67 miliar ($100 ribu) per tahun mencapai jumlah rekor. Selain itu, platform CRM Monday berhasil mencapai pendapatan tahunan berulang sebesar Rp 1.67 triliun ($100 juta) . Inovasi di bidang kecerdasan buatan juga menjadi kekuatan utama, dimana pengguna telah melakukan 46 juta tindakan berbasis AI sejak fitur tersebut diluncurkan. Meskipun terdapat penyesuaian target harga saham dari analis, outlook perusahaan tetap positif.

Analisis Ahli

Piper Sandler
Meskipun menurunkan target harga menjadi $275, kami tetap percaya Monday.com memiliki potensi pertumbuhan tinggi dan memberikan rekomendasi Overweight karena fokus pada strategi upmarket dan adopsi AI.