Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Trump Ungkap Xi Setujui Kesepakatan TikTok, Hubungan AS-China Menghangat

Bisnis
Ekonomi Makro
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
20 Sep 2025
228 dibaca
2 menit
Trump Ungkap Xi Setujui Kesepakatan TikTok, Hubungan AS-China Menghangat

Rangkuman 15 Detik

Kesepakatan TikTok merupakan langkah penting dalam meredakan ketegangan antara AS dan China.
Negosiasi mengenai TikTok melibatkan beberapa investor besar, termasuk Oracle.
Hubungan AS-China dianggap sebagai hubungan bilateral paling penting di dunia.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Presiden China Xi Jinping telah setuju dengan kesepakatan terkait aplikasi media sosial TikTok. Pernyataan ini muncul setelah kedua pemimpin mengadakan pembicaraan telepon, menandai komunikasi langsung pertama sejak Juni. Meskipun detail kesepakatan belum jelas, langkah ini menjadi tanda kemajuan dalam negosiasi yang selama ini penuh ketegangan. TikTok telah lama menjadi isu sensitif antara Washington dan Beijing. AS berupaya mengalihkan kendali aplikasi tersebut ke tangan investor domestik seperti Oracle, guna memenuhi aturan keamanan nasional yang ketat. Selain itu, pihak investor diketahui bakal membayar biaya tertentu kepada pemerintah AS sebagai bagian dari skema kesepakatan yang dinegosiasikan secara intensif di Madrid pekan ini bersamaan dengan pembicaraan perdagangan. Pemerintah China menegaskan sikap terbuka terhadap keputusan bisnis dan prinsip negosiasi berdasarkan aturan pasar tanpa diskriminasi. Mereka berharap AS memberikan lingkungan bisnis yang adil bagi perusahaan China yang berinvestasi di Amerika. Beijing menggambarkan percakapan dengan Trump berlangsung pragmatis dan konstruktif, juga menegaskan kembali pentingnya hubungan baik antara kedua negara. Selain masalah TikTok, Trump dan Xi membahas berbagai isu penting lain seperti perdagangan, krisis fentanyl, serta upaya mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Trump juga menyampaikan rencana pertemuan dengan Xi dalam KTT APEC di Korea Selatan pada akhir Oktober serta kemungkinan kunjungan ke China awal tahun depan, meskipun Beijing belum mengonfirmasi rencana tersebut. Di sisi lain, ketegangan tetap terasa karena perang dagang yang belum selesai. Perusahaan teknologi AS seperti Microsoft dan Nvidia terus melakukan investasi besar di Inggris dan China, namun juga menghadapi pembatasan dari pemerintah China. Meski demikian, langkah dialog dan kesepakatan sementara memberikan harapan untuk meredanya konflik ekonomi antara kedua kekuatan dunia.

Analisis Ahli

Henry Kissinger
Kesepakatan ini mencerminkan dinamika kompleks hubungan AS-China yang perlu diimbangi dengan diplomasi cerdas agar stabilitas global terjaga.
Shoshana Zuboff
Kontrol atas data dan privasi harus menjadi prioritas utama di tengah negosiasi teknologi transnasional semacam TikTok ini.