Saham Gemini Turun di Bawah Harga IPO Setelah Debut yang Mencengangkan
Finansial
Mata Uang Kripto
18 Sep 2025
41 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Gemini adalah bursa crypto yang didirikan oleh kembar Winklevoss.
Harga saham Gemini mengalami penurunan setelah IPO dari harga awal $28.
Gemini menawarkan berbagai layanan crypto, termasuk stablecoin dan produk staking.
Gemini, bursa kripto yang didirikan oleh Cameron dan Tyler Winklevoss, baru saja melantai di bursa saham dengan harga penawaran umum perdana sebesar 28 dolar per saham. Perusahaan ini mendapat penilaian lebih dari 3 miliar dolar saat IPO dan berhasil mengumpulkan 425 juta dolar melalui penjualan 15,2 juta saham.
Pada hari pertama perdagangan, saham Gemini dibuka di harga 37,01 dolar dan ditutup dengan kenaikan sebesar 14 persen. Namun, di hari berikutnya, saham tersebut mulai turun dan akhirnya diperdagangkan di bawah harga IPO yaitu sekitar 25,15 dolar per saham.
Gemini mengoperasikan berbagai layanan yang terkait dengan kripto seperti pertukaran spot, layanan kustodi untuk institusi, stablecoin yang didukung dolar AS, kartu kredit dengan imbalan kripto, serta produk staking yang memungkinkan pengguna mendapatkan keuntungan tambahan dari aset kripto mereka.
Perusahaan ini berkantor pusat di New York dan hingga akhir Juli, Gemini mengelola lebih dari 21 miliar dolar aset di platformnya, menunjukkan skala operasi yang cukup besar di industri kripto yang berkembang pesat.
Walaupun sahamnya menunjukkan volatilitas dan sempat turun di bawah harga IPO, Gemini masih menarik perhatian banyak investor karena layanan inovatif dan potensi pertumbuhan pasar kripto yang masih sangat luas di masa depan.
Analisis Ahli
Nouriel Roubini
Gemini menghadapi tantangan pasar kripto yang sangat volatil dan ketidakpastian regulasi yang dapat mempengaruhi performa sahamnya.Cathie Wood
Saya melihat potensi pertumbuhan jangka panjang untuk Gemini karena semakin banyak institusi yang masuk ke pasar kripto dan menggunakan solusi kustodi serta staking.