Gemini Space Station Raih Lonjakan Saham 60% di Debut IPO Nasdaq
Finansial
Mata Uang Kripto
13 Sep 2025
157 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Gemini Space Station mengalami lonjakan harga saham yang signifikan setelah IPO.
Pendiri Gemini, Cameron dan Tyler Winklevoss, memiliki latar belakang yang terkenal dalam industri teknologi.
Gemini menawarkan berbagai layanan keuangan yang berfokus pada cryptocurrency dan teknologi terkait.
Gemini Space Station, perusahaan broker cryptocurrency yang didirikan oleh saudara kembar Cameron dan Tyler Winklevoss, baru-baru ini melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di Nasdaq. Setelah IPO dipatok pada harga Rp 467.60 ribu ($28) , saham perusahaan langsung membuka perdagangan di harga Rp 61.81 juta ($37,01) dan sempat melonjak hingga lebih dari Rp 751.50 ribu ($45) sebelum turun dan mengakhiri hari dengan kenaikan sekitar 14%.
Pergerakan harga yang sangat fluktuatif ini membuat perdagangan saham Gemini dihentikan sementara selama 10 menit akibat lonjakan volatilitas yang melebihi batas yang diizinkan oleh bursa. Penetapan harga IPO-nya juga mengalami kenaikan dari perkiraan awal yaitu sekitar Rp 283.90 ribu ($17) -Rp 317.30 miliar ($19 m) enjadi Rp 467.60 ribu ($28) , menunjukkan minat besar dari investor terhadap perusahaan ini.
Dengan harga saham pada perdagangan tengah hari yang mencapai sekitar Rp 584.50 ribu ($35) , nilai total Gemini diperkirakan mencapai sekitar Rp 23.38 triliun ($1,4 miliar) . Selain menjadi bursa crypto utama, Gemini juga menawarkan berbagai produk keuangan modern seperti stablecoin, kartu kredit berbasis US, serta studio untuk Non-Fungible Tokens (NFTs), yang memperkuat posisinya di pasar global.
Fenomena ini tidak berdiri sendiri karena beberapa perusahaan lain di bidang crypto juga meraih kesuksesan serupa. Contohnya Circle Internet Group yang sahamnya naik 80%, dan Bullish yang memulai perdagangannya dengan kenaikan signifikan. Berbagai IPO ini mencerminkan semakin besarnya ketertarikan investor terhadap industri cryptocurrency dan keuangan digital.
Cameron dan Tyler Winklevoss, yang dulu dikenal karena kasus hukum terhadap Mark Zuckerberg terkait ide Facebook, kini memperkuat nama mereka sebagai pemain kunci dalam dunia crypto dan keuangan masa depan. Mereka menyatakan bahwa Gemini adalah jembatan menuju masa depan uang dan keuangan, yang akan memungkinkan akses ke sistem finansial dari manapun di dunia.
Analisis Ahli
Jake Conley
Kinerja awal pasar saham untuk perusahaan seperti Gemini menunjukkan sentimen positif yang kuat terhadap crypto, namun volatilitas perlu dimonitor untuk menstabilkan kepercayaan investor.