Disney Perkuat Streaming dengan Pertumbuhan Pelanggan dan Konten Kuat 2025
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
17 Sep 2025
200 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Disney berfokus pada peningkatan ARPU dan profitabilitas dalam strategi streamingnya.
Hulu telah diintegrasikan ke dalam Disney+ untuk memberikan nilai lebih kepada pelanggan.
Warner Bros. Discovery dan Netflix merupakan pesaing utama yang kuat dalam pasar streaming.
Disney terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat di bisnis streaming melalui peningkatan jumlah pelanggan Disney+ dan Hulu menjadi 183 juta pada kuartal ketiga fiskal 2025. Hal ini menunjukkan bahwa streaming menjadi pilar utama dalam strategi hiburan Disney, didukung oleh berbagai pilihan konten menarik dan penggabungan layanan Hulu ke Disney+. Perusahaan menggeser fokus dari semata-mata menambah pelanggan ke upaya meningkatkan pendapatan per pelanggan, dengan strategi harga baru dan paket iklan.
Disney mempersiapkan sejumlah film besar seperti Marvel Zombies, Tron: Ares, dan Avatar: Fire and Ash untuk rilis sepanjang tahun 2025. Rilis-rilis ini diharapkan dapat menarik minat penonton baru serta meningkatkan keterlibatan pelanggan yang sudah ada. Selain itu, fitur personalisasi dan konten olahraga ESPN menjadi nilai tambah bagi pelanggan dalam memilih layanan Disney sebagai pilihan utama streaming mereka.
Perusahaan menempuh strategi yang lebih menguntungkan dengan meningkatkan rata-rata pendapatan per pelanggan melalui kenaikan harga dan paket iklan yang lebih menarik. Integrasi Hulu ke Disney+ juga memberikan peluang bundling yang memudahkan pelanggan sekaligus membuka potensi pendapatan baru. Manajemen Disney optimis dapat menambah lebih dari 10 juta pelanggan baru pada kuartal keempat fiskal 2025, khususnya dari kerjasama Hulu dengan Charter.
Di sisi lain, Netflix masih menjadi pesaing utama Disney dengan lebih dari 300 juta pelanggan dan keunggulan dalam konten orisinal serta perluasan pasar internasional. Netflix juga memanfaatkan teknologi iklan proprietary untuk menambah pendapatan margin tinggi. Sementara itu, Warner Bros. Discovery juga mencatat peningkatan pelanggan dan pendapatan streaming yang signifikan dengan target 150 juta pelanggan pada 2026, menjadikan persaingan di pasar streaming semakin ketat.
Dari perspektif keuangan, saham Disney masih diperdagangkan dengan valuasi yang lebih murah dibandingkan industri sekitarnya, dengan peringkat Zacks Hold dan estimasi pendapatan yang mengalami peningkatan. Para analis melihat potensi Disney untuk tumbuh secara berkelanjutan melalui kombinasi pertumbuhan pelanggan dan peningkatan ARPU, meskipun menghadapi persaingan sengit dari Netflix dan Warner Bros. Discovery.
Analisis Ahli
Daniel Ives
Disney’s strategic pivot towards ARPU growth and profitability through pricing innovations is key to competing in a saturated streaming market.Michael Nathanson
Content slate strength in 2025 will be critical in Disney's ability to maintain subscriber growth and fend off rivals Netflix and WBD.Rich Greenfield
Disney’s integration of Hulu and ESPN into a balanced offering adds diversification that will boost long-term revenue potential.