Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Investment Pharma Di Inggris Terhenti: Ancaman Bagi Riset Dan Inovasi Obat

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
17 Sep 2025
1149 dibaca
2 menit
Investment Pharma Di Inggris Terhenti: Ancaman Bagi Riset Dan Inovasi Obat

TLDR

Industri farmasi di Inggris sedang menghadapi tantangan besar terkait investasi dan dukungan pemerintah.
Pengeluaran NHS yang menurun dapat menghambat minat perusahaan farmasi untuk berinvestasi di negara tersebut.
Perusahaan-perusahaan besar seperti Merck dan AstraZeneca menilai kembali rencana investasi mereka sebagai respons terhadap kondisi bisnis yang tidak menguntungkan.
Beberapa perusahaan farmasi besar seperti Merck dan AstraZeneca baru-baru ini mengumumkan pembatalan atau penundaan proyek riset dan pengembangan mereka di Inggris. Keputusan ini terjadi di tengah turunnya investasi pemerintah Inggris dalam sektor farmasi dan penurunan pengeluaran NHS untuk obat-obatan. Hal ini mengakibatkan kekhawatiran akan menurunnya daya saing industri farmasi di negara tersebut.Merck membatalkan pembangunan fasilitas riset senilai 1 miliar poundsterling di London dan membatalkan beberapa proyek di Francis Crick Institute. AstraZeneca menunda ekspansi besar-besaran di Cambridge dan sebelumnya juga membatalkan rencana memperluas fasilitas vaksin di Liverpool. Perusahaan farmasi lainnya seperti Lilly dan Sanofi pun menunjukkan tanda-tanda ragu untuk terus berinvestasi di Inggris.Para perusahaan tersebut menghubungkan keputusan mereka dengan kebijakan pemerintah terkait pengeluaran NHS pada obat-obatan dan peraturan harga obat, termasuk kenaikan rebate dari 15% menjadi 24%. Meskipun demikian, beberapa ahli menilai masalah ini lebih dipicu oleh persaingan global, seperti kebijakan Amerika Serikat dan persaingan dari Cina yang menyediakan obat berkualitas dengan harga lebih murah.Pemerintah Inggris melalui Menteri Ilmu Pengetahuan Patrick Vallance menyebutkan bahwa agar industri farmasi tertarik berinvestasi, pengeluaran NHS untuk obat harus ditingkatkan secara signifikan. Tanpa perubahan tersebut, potensi hilangnya investasi dan inovasi di sektor farmasi akan semakin nyata, memengaruhi kemampuan Inggris mengembangkan obat-obatan baru.Para ahli di luar pemerintahan berpendapat bahwa keputusan perusahaan farmasi adalah hasil strategi jangka panjang dan bukan reaksi instan terhadap kebijakan domestik. Oleh sebab itu, masa depan sektor ini tergantung pada bagaimana Inggris dapat menyesuaikan diri dengan tren global dan menciptakan iklim bisnis yang menarik untuk investasi riset dan pengembangan farmasi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.