Terra Oleo: Revolusi Minyak Berkelanjutan dari Limbah Pertanian oleh Generasi Muda
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
17 Sep 2025
13 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Terra Oleo berusaha menciptakan alternatif berkelanjutan untuk minyak sawit melalui inovasi bioteknologi.
Startup ini memanfaatkan limbah pertanian untuk memproduksi minyak spesialitas dengan biaya yang lebih rendah.
Meskipun tantangan besar dalam menggantikan minyak sawit, ada peluang untuk bekerja sama dengan produsen minyak sawit yang ada.
Shen Ming Lee tumbuh dalam keluarga yang menjalankan bisnis minyak sawit, sebuah industri besar yang sering dikritik karena dampak lingkungan terutama deforestasi di Asia Tenggara. Ia merasa malu dengan hal ini dan ingin membuat perubahan dengan cara yang berbeda melalui inovasi.
Lee bertemu dengan Boon Uranukul, seorang kandidat doktoral MIT, yang mengembangkan mikroba yang bisa memproduksi bahan baku plastik dari limbah pertanian. Bersama, mereka memulai startup Terra Oleo di Singapura pada tahun 2022 untuk memproduksi minyak bernilai tinggi dari limbah organik.
Terra Oleo berfokus pada produksi minyak seperti cocoa butter dan minyak khusus untuk industri kosmetik dan farmasi, dengan menggunakan tiga jenis ragi yang telah dimodifikasi secara genetik untuk meningkatkan produksi lemak dan trigliserida.
Startup ini telah mengumpulkan dana sebesar 3,1 juta dolar dari berbagai investor, termasuk ADB Ventures dan The Radical Fund, serta masuk dalam program Breakthrough Energy Fellows, sementara produksi masih dalam skala laboratorium.
Meski tantangan besar ada dalam menggeser industri minyak sawit global, Lee percaya akan transisi bertahap yang melibatkan kerja sama dengan produsen minyak sawit lama untuk menciptakan rantai pasok yang lebih berkelanjutan dan beragam.
Analisis Ahli
Dr. Jane Goodall
Pendekatan yang mengintegrasikan teknologi mikroba dengan limbah pertanian sangat menjanjikan untuk mengurangi deforestasi dan dampak negatif industri minyak sawit.Prof. Mark Post
Menggunakan mikroba untuk produksi oleochemicals menunjukkan potensi besar dalam bio-manufaktur yang berkelanjutan dan bisa meredefinisi pasokan bahan baku di sektor kosmetik dan farmasi.

