Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Apple Perkenalkan iPhone Air Tipis dengan Baterai Besar, Masalah eSIM di China

Teknologi
Gadgets dan Wearable
gadgets-and-wearable (6mo ago) gadgets-and-wearable (6mo ago)
17 Sep 2025
249 dibaca
1 menit
Apple Perkenalkan iPhone Air Tipis dengan Baterai Besar, Masalah eSIM di China

Rangkuman 15 Detik

iPhone Air menawarkan performa kelas Pro dalam desain yang lebih tipis.
Penggunaan teknologi eSIM-only memungkinkan kapasitas baterai yang lebih besar.
Isu regulasi di China menjadi tantangan bagi peluncuran iPhone Air di pasar tersebut.
Apple secara resmi meluncurkan iPhone Air, smartphone terbaru yang mengadopsi desain sangat tipis dengan ketebalan cuma 5,6mm. Meski ramping, perangkat ini tetap mengusung performa kelas Pro, memastikan pengalaman pengguna yang cepat dan lancar. Salah satu inovasi utama iPhone Air adalah penggunaan teknologi eSIM-only, yang menghilangkan slot SIM fisik tradisional. Dengan menghapus slot SIM ini, Apple dapat menggunakan ruang tambahan tersebut untuk memperbesar kapasitas baterai sehingga daya tahan perangkat tetap optimal. CEO Apple, Tim Cook, menegaskan bahwa baterai iPhone Air menjadi salah satu keunggulan utama perangkat ini. Menurutnya, pengguna akan sangat menyukai daya tahan baterai iPhone Air meski desainnya sangat tipis. Namun, inovasi ini menghadapi kendala di China. Karena regulasi yang ketat, operator seluler di sana belum mendapatkan izin untuk menjual perangkat dengan eSIM, sehingga Apple harus menunda pre-order iPhone Air di pasar terbesar di dunia ini. Apple saat ini berupaya secara intensif agar iPhone Air dapat segera tersedia di China setelah operator menerima lisensi eSIM. Langkah ini penting agar Apple bisa menjangkau pasar besar dengan teknologi terbaru tanpa hambatan.

Analisis Ahli

Mark Gurman
Penghapusan slot SIM fisik adalah langkah maju yang menunjukkan bahwa Apple mempercepat adopsi teknologi terkini meskipun masih menghadapi tantangan regulasi global.
Ming-Chi Kuo
Penggunaan eSIM-only memungkinkan desain lebih ramping dan efisiensi baterai lebih besar, namun Apple perlu memastikan dukungan operator agar produk sukses di pasar besar seperti China.