Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Hesai Kembangkan Pasokan LiDAR Rp 668.00 miliar ($40 Juta) untuk Robotaksi AS Hingga 2026

Teknologi
Robotika
robotics (6mo ago) robotics (6mo ago)
16 Sep 2025
117 dibaca
2 menit
Hesai Kembangkan Pasokan LiDAR Rp 668.00 miliar ($40 Juta)  untuk Robotaksi AS Hingga 2026

Rangkuman 15 Detik

Hesai Technology memimpin pasar global dalam solusi LiDAR untuk kendaraan otonom.
Perjanjian dengan perusahaan robotaxi AS menunjukkan kepercayaan industri terhadap teknologi Hesai.
Kemitraan dengan perusahaan besar seperti Toyota dan Motional menunjukkan pertumbuhan dan perluasan aplikasi teknologi LiDAR.
Hesai Technology, perusahaan asal China yang memproduksi sistem LiDAR, memperluas kontrak pasokan dengan perusahaan robotaksi dari Amerika Serikat. Perjanjian ini bernilai lebih dari 40 juta dolar AS dan berlaku sampai akhir tahun 2026. LiDAR yang disuplai terdiri dari sensor jarak jauh dan dekat, penting untuk sistem mengemudi otonom Level 4. Perkembangan teknologi kendaraan otonom semakin pesat, khususnya di sektor robotaksi, yang memungkinkan kendaraan beroperasi tanpa pengemudi manusia di area perkotaan yang rumit. Sensor LiDAR digunakan untuk mendeteksi objek dan medan di sekitar kendaraan sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan aman. Hesai saat ini memegang pangsa pasar global terbesar di segmen LiDAR untuk kendaraan Level 4, yaitu 61 persen menurut riset dari Yole Group. Teknologi Hesai mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari sensor jarak jauh untuk jalan bebas hambatan hingga sensor jarak dekat untuk kondisi lalu lintas yang padat dan kompleks. Perusahaan ini juga menjalin kemitraan dengan beberapa pemain besar otomotif dan teknologi, seperti Motional, Toyota, dan Mercedes-Benz. Hesai menjadi pemasok utama sensor LiDAR untuk robotaksi Motional yang menggunakan kendaraan listrik Ioniq 5 dan juga menyediakan teknologi LiDAR untuk model kendaraan baru hasil joint venture Toyota di China. Langkah ini menegaskan posisi Hesai sebagai pemain kunci dalam industri mobilitas otonom dan menunjukkan tren pertumbuhan penggunaan LiDAR di kendaraan masa depan. Produksi massal sensor LiDAR Hesai diperkirakan mulai berjalan pada tahun 2026, mendukung peluncuran robotaksi dan kendaraan pintar di berbagai negara.

Analisis Ahli

David Li
Kesepakatan ini mencerminkan kepercayaan industri pada teknologi kami yang unggul dan kapasitas manufaktur yang dapat diskalakan untuk mendukung mobilitas otonom secara luas.
Yole Group
Dengan pangsa pasar 61% di segmen LiDAR Level 4, Hesai memegang posisi dominan dan berperan penting dalam perkembangan teknologi kendaraan otonom global.