AI summary
Capital Group menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap Bitcoin melalui investasi di MicroStrategy dan Metaplanet. Mark Casey berpendapat bahwa Bitcoin akan menggantikan emas sebagai penyimpan nilai modern. Meski ada penurunan nilai saham baru-baru ini, Capital Group tetap berkomitmen terhadap investasi Bitcoin. Capital Group, perusahaan investasi besar dan konservatif yang berbasis di Los Angeles, mulai memasukkan Bitcoin ke dalam portofolio investasinya. Keputusan ini muncul setelah Mark Casey, salah satu manajer portofolio senior, terinspirasi dari pertemuannya dengan tokoh Bitcoin, Wences Casares, pada tahun 2013.Pada tahun 2021, Capital Group melakukan investasi besar dengan membeli 12,3% saham MicroStrategy, sebuah perusahaan yang sangat aktif mengadopsi Bitcoin, senilai lebih dari 500 juta dolar. Nilai saham ini kemudian melonjak lebih dari 2.200% dalam lima tahun terakhir, menjadikan kepemilikan Capital Group bernilai 6,2 miliar dolar saat ini.Meskipun dalam satu bulan terakhir nilai saham MicroStrategy turun sekitar 16%, Capital Group tetap yakin dengan investasinya dan melihat peluang jangka panjang pada Bitcoin. Selain itu, mereka juga menyuntik modal ke Metaplanet, sebuah perusahaan Jepang yang kini berfokus pada Bitcoin, serta MARA Holdings yang bergerak di bidang penambangan Bitcoin.Mark Casey memandang Bitcoin sebagai komoditas yang memiliki nilai fundamental seperti emas dan minyak. Ia yakin Bitcoin akan menggantikan emas sebagai penyimpan nilai modern, berkat semakin luasnya adopsi Bitcoin di seluruh dunia. Namun, Casey tetap skeptis terhadap cryptocurrency lain seperti Ethereum.Langkah Capital Group ini menunjukkan bahwa Bitcoin semakin diterima oleh investor institusional besar yang biasanya konservatif. Hal ini bisa memberi efek domino bagi pasar kripto yang lebih luas dan meningkatkan legitimasi aset digital sebagai bagian dari portofolio investasi tradisional.
Langkah Capital Group menjadi bukti nyata bahwa Bitcoin mulai dianggap serius sebagai aset investasi kelas atas, bukan sekadar spekulasi. Kepercayaan ini bisa memicu lebih banyak perusahaan tradisional untuk memasukkan Bitcoin dalam portofolio mereka, meski risiko volatilitas masih perlu diperhatikan.