Ilmuwan Temukan Cara Baru Mengukur Waktu dari Peristiwa Acak
Sains
Fisika dan Kimia
15 Sep 2025
95 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Jam dapat dibangun dari peristiwa acak, menantang definisi tradisional tentang waktu.
Penelitian ini membuka wawasan tentang bagaimana sistem biologis mengatur waktu dan keterkaitannya dengan fenomena kuantum.
Temuan ini dapat memicu pemahaman baru tentang sifat dasar waktu dan bagaimana proses acak dapat diukur secara akurat.
Para ilmuwan di King's College London menemukan sebuah metode baru yang memungkinkan penggunaan peristiwa acak dan tidak terduga, seperti gelombang laut atau detak jantung, sebagai alat pengukur waktu. Metode ini menggunakan persamaan matematika yang mengubah pola acak menjadi 'jam' yang tetap dapat menghitung waktu dengan tepat.
Penelitian ini menantang pandangan tradisional yang menganggap jam harus berdetak secara teratur untuk mengukur waktu. Justru dengan menghitung peristiwa acak yang disebut sebagai proses Markovian, di mana setiap kejadian hanya dipengaruhi oleh yang sebelumnya, waktu dapat diukur dengan tepat walaupun kejadiannya tidak teratur.
Temuan ini punya arti penting karena menetapkan batas akurasi jam berdasarkan fisika klasik. Jika sebuah sistem mampu mengukur waktu lebih akurat dari batas tersebut, maka hal itu kemungkinan besar dipengaruhi oleh efek kuantum, seperti dalam teknologi jam atom yang sangat presisi.
Penelitian ini juga memberikan wawasan baru tentang bagaimana sistem biologis, seperti protein motor kinesin, dapat mengubah energi acak menjadi gerakan teratur yang berfungsi mirip jam molekuler. Memahami mekanisme ini sangat penting karena kesalahan dalam mesin molekuler tersebut dapat menyebabkan penyakit serius.
Secara keseluruhan, penemuan ini tidak hanya mengubah cara kita memandang pengukuran waktu, tapi juga membuka pertanyaan besar dalam ilmu tentang mengapa waktu hanya bergerak maju, mengapa kita hanya mengingat masa lalu, dan apakah waktu itu terdiri dari unit yang dapat diukur secara diskrit.
Analisis Ahli
Dr Carlo Rovelli
Penelitian ini sangat menarik karena memberikan pendekatan baru pada konsep waktu yang selama ini menjadi misteri dalam fisika, terutama terkait arah waktu dan fenomena kuantum.Prof. John Preskill
Pendekatan menggunakan proses acak sebagai jam menandai kemajuan penting dalam memahami limitasi fisika klasik dan menjembatani teknologi kuantum.

