Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Peneliti Ciptakan Sel Sintetis dengan Ritme Jam Biologis 24 Jam Stabil

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
InterestingEngineering InterestingEngineering
29 Jul 2025
5 dibaca
2 menit
Peneliti Ciptakan Sel Sintetis dengan Ritme Jam Biologis 24 Jam Stabil

Rangkuman 15 Detik

Penelitian ini mengungkap cara kerja jam sirkadian dalam sel dan stabilitasnya.
Vesikel buatan dapat digunakan untuk mempelajari mekanisme waktu dan sinkronisasi di tingkat sel.
Temuan ini berpotensi untuk aplikasi dalam biologi sintetis dan pengembangan terapi yang teratur.
Para ilmuwan di UC Merced berhasil menciptakan sel sintetis kecil yang dapat meniru ritme jam biologis 24 jam seperti yang terjadi pada organisme hidup. Mereka menggunakan vesikel buatan yang berisi protein khusus yang berdenyut secara teratur dan memancarkan cahaya sebagai tanda ritme tersebut. Ritme cahaya ini tetap stabil selama beberapa hari tapi hanya jika vesikel berukuran cukup besar dan mengandung banyak protein jam. Jika vesikel diperkecil atau protein dikurangi, ritme tersebut menjadi kacau, memberikan petunjuk apa yang penting untuk menjaga kestabilan jam biologis. Untuk memahami lebih jauh, para peneliti membuat model komputer yang memprediksi bagaimana faktor seperti jumlah protein mempengaruhi ritme tersebut. Model itu menunjukkan bahwa lebih banyak protein membuat ritme lebih stabil, menjelaskan mengapa organisme hidup menyimpan banyak protein jam. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa beberapa elemen genetika yang mengatur ekspresi gen tak diperlukan untuk menjaga waktu dalam satu sel, tapi berperan penting untuk membuat banyak sel bisa bekerja bersama secara sinkron. Hal ini penting agar ritme dalam jaringan sel tetap terjaga. Selain menambah pemahaman tentang waktu biologis, temuan ini membuka jalan baru dalam biologi sintetis. Contohnya, bisa dikembangkan terapi yang melepaskan obat secara teratur atau mesin biologis yang bekerja sesuai ritme alami seperti merespon cahaya dan suhu.

Analisis Ahli

Mingxu Fang
Penelitian ini menggunakan metode baru untuk mengamati ritme jam yang direkonstitusi dalam vesikel yang ukurannya dapat diatur, sehingga membuka kemungkinan menguji strategi waktu yang berbeda pada organisme dengan ukuran sel bervariasi.