Kenapa Bitcoin Gagal Terus Naik di Agustus? Ini Penyebabnya
Finansial
Mata Uang Kripto
14 Sep 2025
70 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Akumulasi Bitcoin oleh perusahaan melambat dapat mempengaruhi harga Bitcoin.
Meskipun pelambatan, ada pencapaian penting dalam kepemilikan Bitcoin oleh perusahaan publik.
Bullish menunjukkan bahwa investor institusi tetap optimis terhadap potensi Bitcoin meskipun ada penurunan harga.
Pada bulan Agustus, kenaikan harga Bitcoin mulai kehilangan tenaga setelah lonjakan yang kuat di Juli. Hal ini tampaknya disebabkan oleh berkurangnya pembelian Bitcoin oleh perusahaan, pemerintah, dan ETF walaupun mereka masih terus menambah kepemilikan mereka.
Menurut laporan Bitcoin Treasuries Adoption terbaru, jumlah Bitcoin yang ditambahkan ke aset treasury turun dari lebih dari 100,000 BTC di Juli menjadi sekitar 47,718 BTC atau sekitar 5,2 miliar dolar di Agustus. Total jumlah Bitcoin yang dimiliki seluruh entitas ini sekarang mencapai 3,68 juta BTC dengan nilai 400 miliar dolar.
Meskipun banyak perusahaan mengumumkan penggalangan dana besar sejumlah lebih dari 15 miliar dolar, dana tersebut belum diinvestasikan secara langsung ke dalam Bitcoin. Ini menyebabkan ada jarak antara pemberitaan penggalangan dana dengan aksi beli di pasar nyata.
Beberapa perusahaan seperti KindlyMD dan Metaplanet melakukan pembelian besar dengan KindlyMD membeli 5,744 BTC senilai 679 juta dolar dan Metaplanet membeli 1,859 BTC. Sementara itu, exchange Bullish juga masuk daftar treasury setelah IPO dengan kepemilikan 24,000 BTC yang bernilai 2,6 miliar dolar.
Meski begitu, nilai total Bitcoin yang dimiliki menurun dari 428 miliar dolar pada Juli menjadi 400 miliar dolar di Agustus karena harga Bitcoin turun ke bawah 109,000 dolar. Hal ini menunjukkan bahwa perlambatan dalam pembelian Bitcoin berpengaruh pada harga pasar.
Analisis Ahli
Tom Farley
Saya melihat adanya gelombang institusional yang kuat dengan potensi besar untuk kenaikan harga Bitcoin dalam jangka panjang, walau saat ini ada jeda akumulasi.