Apakah Saatnya Membeli Saham Disney? Analisis Lengkap dan Peluangnya
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
14 Sep 2025
290 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Saham Walt Disney telah menunjukkan kinerja yang baik tetapi mengalami volatilitas baru-baru ini.
Analisis valuasi menunjukkan bahwa Disney bisa dianggap overvalued berdasarkan DCF, tetapi undervalued berdasarkan P/E ratio.
Narasi investor tentang masa depan Disney bervariasi, dengan fokus pada pertumbuhan global dan tantangan kompetisi.
Saham Walt Disney telah menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan keuntungan 29,2% selama setahun terakhir, menarik perhatian banyak investor. Namun, dalam beberapa minggu terakhir, saham ini sempat mengalami penurunan kecil sekitar 1,7% dalam tujuh hari terakhir dan hanya bertahan di harga yang hampir tanpa keuntungan selama sebulan terakhir.
Berita terbaru seputar Disney menunjukkan adanya beberapa tantangan dan peluang. Perselisihan hukum dengan Dish terkait bundling streaming dan kesepakatan hak eksklusif MLB untuk ESPN menimbulkan risiko bisnis sekaligus potensi pendapatan baru. Selain itu, keputusan Disney memindahkan produksi Marvel ke Inggris karena faktor biaya menunjukkan penyesuaian strategis terhadap kondisi pasar global.
Penilaian saham Disney menggunakan model Discounted Cash Flow (DCF) memperkirakan nilai intrinsik sekitar Rp 159.89 juta ($95,74) per saham, yang berarti saham ini dianggap overvalued oleh 21,1%. Sebaliknya, rasio Price-to-Earnings (P/E) sebesar 18 kali dinilai lebih rendah dari standar industri dan peer yang sangat besar, menunjukkan kemungkinan undervaluasi berdasarkan metrik ini.
Simply Wall St menawarkan konsep Narasi yang menggabungkan berbagai faktor dan cerita bisnis menjadi satu analisis nilai wajar. Dengan metode ini, investor mendapatkan gambaran beragam tentang nilai saham Disney berdasarkan skenario optimis maupun pesimis, misalnya narasi bullish memperkirakan nilai hingga Rp 220.82 juta ($132,23) sementara narasi bearish sekitar Rp 160.22 juta ($95,94) .
Secara keseluruhan, saham Disney menghadapi campuran risiko dan peluang di tahun-tahun mendatang. Investor dianjurkan menggunakan berbagai alat dan pendekatan nilai untuk memutuskan apakah saat ini saat yang tepat untuk membeli, menahan, atau menjual saham ini sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi mereka.
Analisis Ahli
Aswath Damodaran
Meskipun Disney memiliki kekuatan merek dan aliran kas yang solid, model DCF saya melihat valuasi saat ini lebih tinggi dari nilai wajarnya, menandakan perlunya kehati-hatian dalam membeli pada harga sekarang.Warren Buffett
Perusahaan dengan keunggulan kompetitif jangka panjang seperti Disney bisa menjadi investasi yang baik, namun investor harus fokus pada bagaimana manajemen mengatasi tekanan biaya dan perubahan perilaku konsumen.