Lonjakan Harga Dogecoin TembRp 501.00 ribu (us $0,30) , Minat Institusional Kian Menguat
Finansial
Mata Uang Kripto
13 Sep 2025
250 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Dogecoin mengalami lonjakan harga yang signifikan karena perhatian institusi.
CleanCore Solutions berusaha menjadikan Dogecoin aset cadangan yang serius.
ETF Dogecoin yang sedang dalam pengembangan dapat memperluas akses investor ke cryptocurrency ini.
Dogecoin kembali menjadi sorotan setelah mengalami lonjakan harga hampir 13% dalam satu hari, mencapai level Rp 501.00 ribu ($0,30) , harga tertingginya sejak awal Februari. Pada minggu terakhir, harga Dogecoin naik sekitar 40% dan menjadi aset kripto paling unggul dibanding koin besar lainnya seperti Bitcoin dan Ethereum.
Lonjakan ini datang bersamaan dengan meningkatnya minat dari perusahaan dan investor institusional yang sebelumnya absen dari pasar Dogecoin. CleanCore Solutions, yang merupakan perusahaan publik di Amerika Serikat, telah membeli lebih dari 500 juta Dogecoin senilai sekitar Rp 2.47 triliun ($148 juta) dan mulai mengakumulasi koin ini sebagai aset cadangan mereka.
Perusahaan CleanCore bekerja sama dengan House of Doge dan Dogecoin Foundation serta menyebut dirinya sebagai perusahaan resmi yang mengelola perbendaharaan Dogecoin. Mereka berharap dapat memperluas penggunaan Dogecoin untuk pembayaran dan layanan keuangan lainnya, yang memberikan visi serius bagi cryptocurrency yang awalnya dibuat sebagai lelucon.
Adanya rencana ETF Dogecoin pertama di AS oleh Rex-Osprey juga menjadi berita penting, meskipun peluncurannya sempat beberapa kali ditunda. ETF ini diprediksi akan memudahkan investor ritel memperoleh Dogecoin melalui broker tradisional, meningkatkan likuiditas dan demand.
Dengan momentum harga yang kuat dan pertumbuhan minat institusional, Dogecoin berpeluang menjadi salah satu aset kripto utama dengan dukungan yang lebih solid di masa depan. Namun, investor disarankan tetap memperhatikan volatilitas pasar yang tinggi.
Analisis Ahli
Eric Balchunas
Penundaan peluncuran ETF Dogecoin menunjukkan regulasi yang hati-hati, namun ini juga menandai pentingnya permintaan pasar terhadap alternatif investasi kripto yang terstandardisasi.