Reli Dogecoin Tiba, Didorong ETF dan Minat Institusional, Bukan Elon Musk
Finansial
Mata Uang Kripto
15 Sep 2025
139 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Rally Dogecoin saat ini didorong oleh minat institusi dan peluncuran ETF yang diantisipasi.
Penggunaan leverage oleh trader dapat meningkatkan potensi keuntungan, tetapi juga menimbulkan risiko likuidasi yang signifikan.
Tren akumulasi cryptocurrency oleh perusahaan menunjukkan perubahan dalam cara institusi berinvestasi di pasar kripto.
Dogecoin baru-baru ini mengalami kenaikan harga setelah sempat stagnan, tetapi kali ini tanpa dorongan langsung dari Elon Musk. Kenaikan ini terutama didukung oleh peluncuran yang ditunda dari ETF Dogecoin bernama Rex-Osprey DOJE yang sekarang diharapkan debut minggu depan serta akumulasi Dogecoin oleh beberapa perusahaan sebagai bagian dari strategi treasury mereka.
Para trader mulai banyak menggunakan leverage untuk bertaruh pada kenaikan harga DOGE. Data menunjukkan untuk setiap satu trader yang bertaruh harga DOGE turun, terdapat dua hingga tiga trader yang bertaruh harga akan naik, dan angka ini lebih tinggi di kalangan trader besar. Namun, leverage juga bisa mempercepat kerugian jika harga bergerak berlawanan arah, yang menyebabkan likuidasi mencapai jutaan dolar dalam 24 jam terakhir.
ETF DOJE yang akan diluncurkan bukanlah ETF berbasis kepemilikan langsung Dogecoin (spot), melainkan dana jenis ’40 Act fund yang menggunakan derivatif yang berbasis di Cayman. Meski begitu, ini menjadi sinyal kuat bahwa institusi mulai melirik Dogecoin dan membuka jalan bagi ETF-ETF serupa yang diperkirakan keluar tahun ini.
Selain Dogecoin, perusahaan-perusahaan besar juga banyak menambah kepemilikan Bitcoin, Ethereum, dan Solana untuk strategi treasury mereka. Ini menandai tren kepemilikan aset kripto yang semakin melebar ke berbagai token besar dengan harapan meningkatkan nilai aset perusahaan ke depan.
Para analis memberikan pandangan yang berimbang antara peluang dan risiko. Jika Dogecoin berhasil mempertahankan harga di atas zona resistance 0,30-0,32 dolar, kemungkinan kenaikan akan berlanjut dengan adanya permintaan institusional. Namun jika ETF terlambat, pasar belum baik, dan tekanan jual muncul, bisa terjadi koreksi yang tajam karena posisi leverage yang banyak dilikuidasi.
Analisis Ahli
Eric Balchunas
ETF Dogecoin pertama akan diluncurkan pekan depan, tapi bukan produk spot, melainkan ’40 Act fund yang berstruktur dengan derivatif dari Cayman. Dia mengantisipasi beberapa ETF DOGE akan masuk pasar pada akhir tahun ini.