Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

8 Hewan Tangguh yang Mungkin Bertahan Saat Bumi Mengalami Bencana Global

Sains
Iklim dan Lingkungan
InterestingEngineering InterestingEngineering
13 Sep 2025
102 dibaca
2 menit
8 Hewan Tangguh yang Mungkin Bertahan Saat Bumi Mengalami Bencana Global

Rangkuman 15 Detik

Beberapa hewan dapat bertahan hidup di kondisi ekstrem yang akan menghancurkan kehidupan lain.
Adaptasi dan strategi bertahan hidup sangat penting dalam menghadapi bencana global.
Keterhubungan antar spesies dan ekosistem dapat mempengaruhi kelangsungan hidup di masa depan.
Ketika kita membayangkan akhir dunia, biasanya yang terlintas adalah manusia berjuang keras untuk bertahan. Namun, ada makhluk lain yang sebenarnya lebih siap menghadapi bencana besar. Mereka adalah hewan dan organisme kecil dengan kemampuan bertahan hidup dalam kondisi paling ekstrim, mulai dari panas hebat, radiasi kuat, hingga kelaparan panjang. Tardigrades atau beruang air, adalah contoh paling kuat. Makhluk kecil ini bisa menghentikan hampir semua aktivitas hidup mereka dan masuk kondisi 'hibernasi' selama bertahun-tahun, lalu hidup kembali saat air kembali tersedia. Mereka dapat bertahan di ruang hampa hingga suhu dan radiasi yang sangat ekstrem, bahkan di luar angkasa. Selain itu, kecoa punya kemampuan bertahan lebih baik daripada manusia terhadap radiasi dan bisa hidup tanpa makanan selama periode tertentu. Vultures atau burung nasar sangat penting untuk mengendalikan penyakit karena mereka memakan bangkai dengan perut yang sangat asam, meskipun mereka sensitif terhadap racun kimia dari polusi. Hiu, terutama yang hidup di laut dalam dan wilayah kutub, hidup dengan sangat lambat dan mampu bertahan lama tanpa makan. Kemampuan metabolisme rendah ini adalah kunci ketahanan mereka saat rantai makanan terganggu. Sementara itu, penguin kaisar yang hidup di Antartika sangat tahan terhadap tekanan cuaca dingin dan keterbatasan makanan selama musim dingin panjang. Rotifers, killifish, dan semut juga masuk daftar ini karena kemampuan unik masing-masing. Rotifers bisa bertahan dalam kondisi beku selama ribuan tahun, killifish cepat beradaptasi dengan polutan dan habitat rusak, dan semut punya kemampuan luar biasa untuk bekerja sama dalam bertahan dari bencana seperti banjir. Semua makhluk ini menunjukkan bagaimana kehidupan bisa bertahan melalui perubahan besar.