TLDR
TCS meluncurkan layanan baru untuk membantu desain chip dengan menggunakan chiplet. Pasar semikonduktor India diperkirakan akan mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Layanan ini menawarkan solusi komprehensif untuk desain dan verifikasi yang mendukung inovasi di industri semikonduktor. Tata Consultancy Services (TCS), sebuah perusahaan teknologi asal India, baru saja meluncurkan layanan rekayasa sistem berbasis chiplet untuk membantu perusahaan semikonduktor membuat chip yang lebih cepat dan kuat. Chiplet adalah rangkaian sirkuit kecil yang menjadi blok bangunan dasar bagi chip yang lebih besar. Dengan teknologi ini, proses desain chip menjadi lebih efisien dan fleksibel.Menurut V Rajanna, presiden TCS Software and Services Technology, semikonduktor adalah teknologi dasar yang mendorong inovasi digital. Layanan baru TCS ini bertujuan untuk mempercepat proses 'tapeout' chiplet, yang berarti mempercepat produksi chip, sehingga produk dapat diluncurkan ke pasar lebih cepat dengan biaya yang lebih rendah.Indonesia merupakan salah satu pemain di pasar semikonduktor yang sedang berkembang pesat, dan TCS berencana memanfaatkan peluang ini. Diperkirakan pasar semikonduktor India akan tumbuh dua kali lipat dari sekitar 45 hingga 50 miliar dolar AS pada 2024-2025 menjadi sekitar 100 hingga 110 miliar dolar AS pada 2030.Teknologi lama yang memusatkan pada pengecilan transistor dalam chip besar dianggap makin tidak cukup. Oleh sebab itu, teknologi chiplet menjadi solusi untuk menggabungkan beberapa chip kecil yang disesuaikan dengan kebutuhan tertentu. Ini cocok untuk inovasi di bidang AI, komputasi awan, ponsel pintar, kendaraan listrik, dan perangkat terhubung lainnya.TCS juga menawarkan layanan desain paket canggih seperti 2.5D dan 3D interposers serta substrat organik multi-layer yang penting untuk menghubungkan paket multi-chip. Mereka telah bekerja sama dengan perusahaan semikonduktor Amerika Utara dan Salesforce untuk meningkatkan solusi AI dalam produksi dan industri semikonduktor.