Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

BlackRock Ingin Tokenisasi ETF, Ubah Cara Perdagangan Saham di Blockchain

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (6mo ago) investment-and-capital-markets (6mo ago)
12 Sep 2025
214 dibaca
1 menit
BlackRock Ingin Tokenisasi ETF, Ubah Cara Perdagangan Saham di Blockchain

Rangkuman 15 Detik

BlackRock berencana untuk tokenisasi ETF-nya, menandakan tren baru di Wall Street.
Tokenisasi memungkinkan saham dana diperdagangkan sebagai token di blockchain, meningkatkan likuiditas.
Nasdaq dan Robinhood juga terlibat dalam inisiatif tokenisasi, menunjukkan adopsi yang lebih luas di pasar.
BlackRock Inc., manajer aset terbesar di dunia, sedang mempertimbangkan untuk mengubah dana ETF populer mereka menjadi token yang bisa diperdagangkan di blockchain. Hal ini merupakan bagian dari tren Wall Street untuk memanfaatkan teknologi blockchain dalam perdagangan aset nyata. Tokenisasi berarti dana tersebut tidak hanya diperdagangkan secara tradisional di bursa saham, tetapi juga dapat diterbitkan sebagai token digital yang bisa diakses lebih luas dan lebih fleksibel melalui teknologi blockchain, tentunya setelah mendapatkan persetujuan dari regulator. Sebelumnya, BlackRock sudah mencoba terjun ke dunia aset digital dengan meluncurkan BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund, sebuah dana digital yang dimulai di Ethereum dan kini tersedia di tujuh blockchain berbeda dengan nilai pasar lebih dari 2 miliar dolar AS. Selain BlackRock, perusahaan-perusahaan besar lain seperti Nasdaq dan Robinhood juga mulai menawarkan tokenisasi saham di platform mereka. Ini menunjukkan minat besar untuk menggabungkan teknologi blockchain dengan pasar modal tradisional. Harga saham BlackRock menunjukkan tren kenaikan yang positif, dengan peningkatan hampir 3% dalam satu hari dan kenaikan lebih dari 10% sejak awal tahun. Hal ini menunjukkan antusiasme pasar terhadap potensi tokenisasi ETF oleh BlackRock.

Analisis Ahli

Larry Fink
Tokenisasi adalah evolusi alami dalam dunia investasi yang memungkinkan aset menjadi lebih likuid dan mudah diakses, namun regulasi harus sangat diperhatikan agar keamanan investor tetap terjaga.