Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

BlackRock Mencapai Rekor Aset Rp 209.25 quadriliun ($12,53 Triliun) dan Target Harga Naik

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
YahooFinance YahooFinance
02 Okt 2025
212 dibaca
2 menit
BlackRock Mencapai Rekor Aset Rp 209.25 quadriliun ($12,53 Triliun)  dan Target Harga Naik

Rangkuman 15 Detik

BlackRock, Inc. mencapai rekor AUM sebesar $12,53 triliun.
Citi menaikkan harga target saham BlackRock, menunjukkan kepercayaan pada perusahaan.
BlackRock memiliki potensi yang signifikan untuk pertumbuhan portofolio jangka panjang.
BlackRock, Inc., perusahaan manajemen aset terbesar di dunia, baru-baru ini mengumumkan capaian aset yang dikelola sebesar 12,53 triliun dolar AS pada kuartal kedua tahun 2025. Ini merupakan rekor baru dan pertama kalinya sebuah perusahaan berhasil melewati batas 12 triliun dolar AS dalam pengelolaan asetnya. Kinerja keuangan BlackRock juga sangat positif, dengan laba per saham yang disesuaikan mencapai 12,05 dolar AS, mengungguli perkiraan para analis yang sebesar 10,66 dolar AS. Pertumbuhan tahunan laba ini mencapai 16 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Saham BlackRock pun mengalami kenaikan harga sebesar 3,95 persen pada bulan September 2025, membawa optimisme bagi para investor. Sebagai respons, bank investasi Citi meningkatkan target harga saham perusahaan ini dari 1.200 dolar AS menjadi 1.350 dolar AS sekaligus mempertahankan rekomendasi beli saham tersebut. Dengan kapitalisasi pasar sebesar 188,72 miliar dolar AS, BlackRock menawarkan eksposur luas di industri pengelolaan aset dan tetap menjadi pilihan menarik bagi investor yang mencari pertumbuhan portofolio jangka panjang secara pasif. Perusahaan ini juga terkenal dengan produk iShares ETF yang sangat populer di kalangan investor global. Meski demikian, laporan ini juga mengingatkan bahwa meskipun BlackRock menunjukkan kekuatan besar, beberapa saham di sektor AI malah berpotensi memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dengan risiko yang lebih terukur. Investor disarankan untuk mempertimbangkan kedua pendekatan tersebut sesuai profil risiko mereka.

Analisis Ahli

Larry Fink
BlackRock akan terus berinovasi dengan teknologi dan produk baru untuk memperkuat posisinya di pasar global.
Citi Analysts
Kenaikan target harga mencerminkan keyakinan pada daya tahan dan pertumbuhan BlackRock di masa depan.