AI summary
Kroger mengalami pertumbuhan penjualan yang signifikan, menunjukkan preferensi konsumen untuk berbelanja di supermarket. Inflasi memengaruhi harga makanan, dengan harga di rumah meningkat lebih cepat dibandingkan makanan di luar rumah. Konsumen lebih memilih untuk menghemat dengan memasak di rumah daripada membeli makanan cepat saji. Kroger, salah satu supermarket terbesar di Amerika Serikat, melaporkan bahwa pertumbuhan penjualan di toko yang sama naik menjadi 3,4% pada kuartal terakhir, yang lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja ini membuat Kroger menaikkan panduan pendapatan tahunannya dan memperketat ekspektasi keuntungan, menandakan optimisme terhadap pasar ritel bahan makanan.Pendapatan operasi yang dihitung dengan metode first-in-first-out mencapai 1,09 miliar dolar dari total penjualan 33,9 miliar dolar. Sementara itu, laba bersih per saham yang disesuaikan naik sebesar 11% menjadi 1,04 dolar per saham. Kroger juga memperkirakan penjualan 'identik tanpa bahan bakar' akan tumbuh antara 2,7% hingga 3,4% lebih tinggi dari prediksi sebelumnya.Meskipun ada pertumbuhan positif, laporan CPI terbaru dari Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukkan bahwa harga bahan makanan di toko naik 0,6% dari bulan sebelumnya, yang merupakan dua kali lipat dibandingkan kenaikan harga makanan di luar rumah. Semua enam kelompok bahan makanan utama di toko mencatat kenaikan harga pada bulan Agustus.Namun, secara tahunan, makanan yang dibeli dan dimasak di rumah masih memiliki keuntungan harga dibandingkan makanan di luar rumah. Harga bahan makanan naik 2,7% selama setahun terakhir, sedangkan makanan di luar rumah naik 3,9% dalam periode yang sama. Ini menjadi alasan mengapa konsumen memilih untuk berbelanja bahan makanan dan memasak sendiri dibandingkan membeli makanan jadi.Perubahan perilaku konsumen ini mencerminkan keinginan untuk menekan pengeluaran di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Kroger mendapatkan keuntungan dari tren ini, yang tercermin pada kenaikan harga sahamnya di perdagangan setelah jam pasar. Konsumen tampaknya lebih memilih nilai dan penghematan dengan berbelanja bahan makanan daripada mengandalkan makanan cepat saji atau restoran.
Kinerja Kroger yang solid menunjukkan bahwa konsumen masih mencari nilai terbaik dalam berbelanja kebutuhan pokok di tengah inflasi. Namun, kenaikan harga bahan makanan bisa membatasi daya beli jangka panjang jika upah tidak tumbuh sejalan dengan inflasi.