Jeddah Tower: Menembus Langit dengan Ambisi dan Tantangan Lingkungan
Sains
Iklim dan Lingkungan
11 Sep 2025
31 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Jeddah Tower adalah proyek ambisius yang mencerminkan transformasi ekonomi Arab Saudi.
Pembangunan gedung setinggi satu kilometer menghadapi tantangan teknik yang belum pernah ada sebelumnya.
Proyek ini juga menimbulkan pertanyaan tentang dampak lingkungan dan keberlanjutan dalam pembangunan megastruktur.
Jeddah Tower adalah sebuah pencakar langit yang sedang dibangun di Jeddah, Arab Saudi, dengan target ketinggian lebih dari 1.000 meter, menjadikannya bangunan tertinggi di dunia. Proyek ini merupakan simbol modernisasi dan transformasi ekonomi Saudi yang ambisius di bawah visi mereka untuk tahun 2030.
Desain menakjubkan dari Adrian Smith menampilkan bentuk bunga gurun yang terlipat dengan tiga sayap, bertujuan untuk menahan angin kencang dan menjaga stabilitas. Namun, proyek sempat mengalami jeda selama lima tahun akibat berbagai tantangan sebelum akhirnya dilanjutkan pada awal 2025.
Teknologi konstruksi yang digunakan sangat canggih, termasuk penggunaan beton dengan kekuatan 85 MPa dan sistem inti buttressed yang menghilangkan kebutuhan struktur tradisional seperti outrigger. Selain itu, 59 lift dan beberapa eskalator dipasang untuk memudahkan mobilitas vertikal ribuan penghuni dan pengunjung.
Meskipun proyek ini sangat mengesankan, ia menimbulkan kekhawatiran lingkungan besar. Penggunaan beton dan baja dalam jumlah besar menghasilkan emisi karbon jauh melebihi standar, dan lokasi pantai di Teluk Merah menghadapi masalah polusi yang sudah parah, menambah tekanan ekologis.
Pembangunan Jeddah Tower menghadirkan paradoks antara kemajuan teknologi dan tanggung jawab lingkungan. Menjadi ikon ekonomi dan pariwisata Saudi, tower ini memicu debat global tentang nilai dari pembangunan tinggi di tengah krisis iklim yang mendesak.
Analisis Ahli
Norman Foster
Proyek ini menggambarkan perpaduan arsitektur inovatif dan tantangan lingkungan, menegaskan bahwa desain masa depan harus memperhatikan efek ekologis secara lebih serius.