Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bitcoin Naik di Tengah Data Inflasi, Solana Cetak Rekor TVL dan Potensi Harga Lebih Tinggi

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
11 Sep 2025
244 dibaca
2 menit
Bitcoin Naik di Tengah Data Inflasi, Solana Cetak Rekor TVL dan Potensi Harga Lebih Tinggi

AI summary

Bitcoin menunjukkan potensi kenaikan harga jika tetap di atas level kunci.
Metrik M2 dan CPI AS dapat memberikan petunjuk penting tentang arah pasar kripto.
Aktivitas di jaringan Solana terus meningkat, berkontribusi pada lonjakan harga SOL.
Bitcoin dan beberapa aset kripto utama seperti Ether, XRP, BNB, dan Solana mengalami kenaikan harga yang signifikan di sesi pagi Asia. Bitcoin diperdagangkan sekitar 114.200 dolar AS, naik 2,4% dalam 24 jam terakhir, sementara Dogecoin bahkan mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 5% dalam sehari. Pergerakan ini terjadi di tengah minggu yang penuh dengan berita makroekonomi penting.Sebuah laporan dari CF Benchmarks menarik perhatian karena menunjukkan bahwa harga Bitcoin saat ini berada di bawah nilai wajarnya jika dibandingkan dengan pertumbuhan M2 AS, sebuah indikator jumlah uang beredar. Sejarah menunjukkan bahwa perbedaan ini biasanya menandai titik masuk yang baik, karena harga Bitcoin cenderung naik setelahnya, sekitar tiga bulan kemudian.Di sisi teknikal, Bitcoin perlu melewati level resistensi di sekitar 115.000 dolar AS untuk menandakan penguatan pasar yang lebih besar. Namun, analis Alex Kuptsikevich memperingatkan bahwa tren naik saat ini masih rapuh dan harga Bitcoin masih tertinggal dari saham yang mencapai rekor tertinggi, sehingga kewaspadaan harus tetap dijaga.Solana juga mencatatkan prestasi dengan peningkatan total nilai yang terkunci (TVL) mencapai rekor 12,2 miliar dolar AS, naik 57% sejak Juni. Aktivitas on-chain yang terus meningkat dan likuiditas yang kuat mendukung pandangan analis yang optimis tentang target harga Solana di kisaran 300 dolar AS, meski semuanya masih bergantung pada kondisi risiko pasar yang lebih luas.Pekan ini sangat penting karena laporan inflasi AS akan dirilis, yang diperkirakan dapat memengaruhi keputusan Fed dalam pemotongan suku bunga dan melemahkan dolar AS. Jika inflasi menurun, ini akan memberikan sentimen positif bagi Bitcoin dan pasar kripto secara umum, yang saat ini juga menghadapi permintaan opsi proteksi yang lebih tinggi dari para investor.

Experts Analysis

Alex Kuptsikevich
Bitcoin membentuk tren naik yang halus namun rapuh, dengan level kunci di $112.000 dan tes penting di sekitar $115.000 yang menentukan optimisme pasar.
CF Benchmarks
Gap antara ekspansi M2 dan harga Bitcoin saat ini sebesar yang belum pernah terjadi sejak Agustus 2024, memberikan sinyal opportunity yang kuat bagi investor.
Editorial Note
Pergerakan harga Bitcoin yang naik didukung oleh indikator fundamental yang kuat seperti pertumbuhan M2, namun tetap ada risiko besar dari ketidakpastian data inflasi dan sentimen pasar global. Dalam kondisi ini, investor harus tetap waspada terhadap resistensi teknikal di sekitar $115.000 dan volatilitas jangka pendek yang mungkin muncul.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.