Prabowo Luncurkan 330 Ribu Layar Digital Pintar untuk Sekolah di Indonesia
Teknologi
Gadgets dan Wearable
11 Sep 2025
294 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Prabowo Subianto berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui teknologi.
Distribusi layar digital pintar diharapkan dapat menjangkau 330 ribu sekolah di Indonesia.
Program ini bertujuan untuk mendukung pembelajaran di daerah terpencil yang kekurangan guru.
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pemerintah untuk membagikan 330 ribu layar digital pintar ke berbagai sekolah di Indonesia. Upaya ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas pendidikan serta mengejar ketertinggalan di berbagai daerah, terutama di wilayah terpencil.
Pada tahap awal, 10 ribu sekolah sudah menerima layar digital pintar dan rencananya pada November 2025, sebanyak 100 ribu sekolah akan menerima bantuan ini. Tahun depan bahkan dijadwalkan setiap sekolah mendapatkan tiga layar untuk tiap kelas.
Layar digital pintar ini tidak hanya berfungsi sebagai perangkat penayangan konten pembelajaran terbaik, tetapi juga memiliki kamera yang memungkinkan pembelajaran interaktif dan pengawasan secara langsung oleh pemerintah.
Teknologi ini juga akan mendukung pembelajaran jarak jauh, sehingga guru dari studio pusat dapat membantu siswa di berbagai daerah yang kekurangan guru. Hal ini menjadi solusi penting bagi wilayah seperti Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.
Pemerintah mengambil dana untuk investasi ini dari hasil efisiensi dan penyelamatan dana dari kasus korupsi, sehingga diharapkan bisa memacu kemajuan pendidikan di Indonesia secara menyeluruh.
Analisis Ahli
Prof. Bambang Suryadi (Pendidikan Universitas Indonesia)
Distribusi layar digital ini strategis tapi harus diiringi dengan pengembangan kapasitas guru agar teknologi bukan hanya penampilan, tapi benar-benar digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.Dr. Rina Wijayanti (Teknologi Pendidikan)
Penggunaan layar digital pintar sangat membantu, apalagi dengan fitur interaktif dan pengawasan kelas. Namun, perlu adanya dukungan jaringan internet stabil di seluruh sekolah yang menjadi tantangan utama.


