Pasar Bersemangat Meski Data Tenaga Kerja AS Revisi Turun Signifikan
Bisnis
Ekonomi Makro
10 Sep 2025
154 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Revisi data pekerjaan oleh BLS menimbulkan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi.
Pasar keuangan menunjukkan optimisme meskipun ada risiko stagflasi.
Federal Reserve diperkirakan akan melanjutkan kebijakan pelonggaran moneter untuk mendukung ekonomi.
Revisi data tenaga kerja Amerika Serikat menunjukkan penurunan jumlah pekerjaan sebanyak 911,000 selama 12 bulan terakhir, mengejutkan pasar dan memicu penurunan harga bitcoin serta kekhawatiran resesi. Namun, beberapa analis berpendapat bahwa revisi ini lebih menggambarkan perubahan jangka panjang dalam pertumbuhan angkatan kerja, bukan tanda siklus ekonomi yang memburuk.
Michael Englund dari Action Economics menjelaskan bahwa pertumbuhan angkatan kerja yang lebih rendah merupakan hasil dari perubahan migrasi neto, yang beralih dari angka masuk positif menjadi negatif. Hal ini mengindikasikan pertumbuhan pekerjaan yang lebih lambat secara struktural, namun tidak menandakan resesi yang akan segera terjadi.
Pasar keuangan bereaksi positif dengan kenaikan saham Eropa dan harga bitcoin yang kembali ke atas Rp 1.87 juta ($112.000) . Altcoin seperti ether, XRP, dogecoin juga menguat, dan indeks S&P 500 futures menunjukkan kenaikan, memberikan tanda bahwa sentimen risiko mulai pulih meski ada data tenaga kerja yang mengejutkan.
Fears tentang stagflasi tetap ada, terutama karena inflasi CPI AS diperkirakan tetap tinggi sekitar 3%, jauh di atas target Fed 2%. Namun, Marc Chandler dari Bannockburn Global Forex memperkirakan kekhawatiran atas stagflasi berlebihan karena GDP masih melampaui tingkat tren Fed yang non-inflasi, dan pelonggaran kebijakan moneter mungkin segera terjadi.
Para trader memperkirakan peluang besar pemotongan suku bunga Fed pada September, dengan potensi 25-50 basis poin. Jika data inflasi terbaru menunjukkan tanda disinflasi, pasar kemungkinan akan semakin kuat, meskipun ada risiko reaksi negatif jika keputusan Fed tidak sesuai ekspektasi.
Analisis Ahli
Michael Englund
Revisi data ini mencerminkan pertumbuhan secular angkatan kerja secara lebih rendah, bukan indikasi langsung resesi atau siklus menurun.Marc Chandler
Fears stagflasi masih dilebih-lebihkan karena GDP tetap di atas tingkat tren non-inflasi, dan Fed kemungkinan akan melanjutkan easing segera.