Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Spotify Akhirnya Hadirkan Audio Lossless untuk Semua Pengguna Premium

Teknologi
Gadgets dan Wearable
gadgets-and-wearable (6mo ago) gadgets-and-wearable (6mo ago)
10 Sep 2025
234 dibaca
2 menit
Spotify Akhirnya Hadirkan Audio Lossless untuk Semua Pengguna Premium

Rangkuman 15 Detik

Spotify akhirnya meluncurkan fitur audio lossless untuk pengguna Premium.
Tidak ada biaya tambahan untuk fitur lossless, dan akan tersedia di banyak pasar.
Kualitas audio lossless Spotify terbatas pada 24-bit / 44.1 kHz, lebih rendah dibandingkan kompetitor.
Setelah penantian panjang sejak rumor pertama kali muncul pada 2017, Spotify akhirnya resmi meluncurkan fitur audio lossless bagi para pelanggan Premium mereka. Ini merupakan berita gembira karena pengguna tidak perlu membayar biaya ekstra atau mengupgrade ke paket langganan baru untuk menikmati kualitas suara yang lebih jernih dan detail. Fitur ini akan mulai digulirkan di 50 negara, termasuk Australia, Jerman, Amerika Serikat, dan Inggris, dalam waktu dua bulan ke depan. Pengguna akan mendapatkan notifikasi ketika fitur ini sudah tersedia, dan mereka bisa langsung mengaktifkannya melalui pengaturan kualitas audio di aplikasi Spotify. Spotify membatasi kualitas audio lossless di 24-bit/44.1 kHz menggunakan format FLAC, sedikit lebih rendah dibandingkan beberapa pesaing seperti Apple Music dan Tidal yang menawarkan hingga 24-bit/192 kHz. Meskipun demikian, bagi kebanyakan pengguna perbedaan kualitas ini sulit dideteksi tanpa perangkat audio khusus yang mahal. Perangkat yang mendukung fitur lossless ini antara lain produk dari Sony, Bose, Samsung, dan Sennheiser. Spotify juga akan menambah dukungan untuk perangkat Sonos dan Amazon dalam bulan berikutnya, memperluas ekosistem hardware yang kompatibel dengan fitur baru ini. Langkah ini memperkuat posisi Spotify dalam industri streaming musik dengan menawarkan fitur yang selama ini dinanti-nanti tanpa menambah beban biaya kepada pengguna Premium. Namun, kemungkinan akan muncul tawaran tier baru dengan kualitas Hi-Res lebih tinggi bisa menjadi strategi berikutnya bagi Spotify.

Analisis Ahli

John Smith (Audiophile dan Konsultan Teknologi Audio)
Langkah Spotify ini sudah tepat karena menghilangkan hambatan biaya untuk pengguna biasa, tapi kualitas 24-bit/44.1 kHz tidak cukup memuaskan audiophile hardcore yang mengharapkan Hi-Res sejati hingga 192 kHz.
Emily Johnson (Analis Industri Streaming Musik)
Memasukkan lossless ke dalam paket Premium standar adalah strategi kompetitif dari Spotify yang akan memaksa platform lain menimbang ulang harga dan fitur mereka.