Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Integrasi AI dan Keamanan Siber Kunci Ketahanan Digital Indonesia

Teknologi
Keamanan Siber
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
10 Sep 2025
81 dibaca
1 menit
Integrasi AI dan Keamanan Siber Kunci Ketahanan Digital Indonesia

Rangkuman 15 Detik

Integrasi teknologi seperti AI dan keamanan siber penting untuk ketahanan digital Indonesia.
Kolaborasi antara berbagai pihak diperlukan untuk mengembangkan ekosistem digital yang aman.
Forum ini bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi konkret bagi pemerintah dalam membangun regulasi digital yang baik.
Indonesia sedang fokus memperkuat ketahanan digitalnya dengan menggabungkan empat teknologi penting yakni kecerdasan buatan (AI), teknologi kuantum, keamanan siber, dan perlindungan data pribadi. Keempat elemen ini tidak dapat berdiri sendiri karena saling terkait untuk menjaga kedaulatan digital negara. Forum Digital Resilience Summit 2025 diadakan sebagai wadah bagi regulator, pelaku industri teknologi, akademisi, dan komunitas untuk berdiskusi dan mengukur kesiapan Indonesia menghadapi tantangan teknologi terbaru, sekaligus membangun strategi yang komprehensif. Dalam forum tersebut, dibahas juga berbagai risiko dan peluang dari kemajuan teknologi seperti AI yang bisa mempercepat bisnis tetapi juga menimbulkan risiko misinformasi, serta quantum computing yang mampu memecahkan sistem keamanan enkripsi yang selama ini digunakan. Peruri dan PT Xynexis International menjadi dua perusahaan yang berperan penting dalam penyelenggaraan forum ini, menegaskan pentingnya integrasi bisnis tradisional dan teknologi digital demi membangun ketahanan digital Indonesia yang tangguh di era global. Dukungan penuh dari Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor dan pembuatan regulasi yang etis sangat penting agar ekosistem digital nasional dapat berkembang dengan sehat dan berkelanjutan ke depan.

Analisis Ahli

Eva Noor
Menggarisbawahi bahwa hanya dengan integrasi empat elemen utama tersebut Indonesia akan memiliki kedaulatan dan ketahanan digital yang kuat.
Dwina Septiani Wijaya
Menekankan pentingnya tema resilience sebagai landasan strategis yang selaras dengan transformasi digital dan keamanan informasi.
Kartika Wirjoatmodjo
Mengajak perlunya orkestrasi dan kolaborasi seluruh aktor dalam membangun tata kelola digital yang etis dan berkelanjutan.