Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Air Cambodia Teken Kesepakatan Besar untuk Pembelian Pesawat Regional Buatan China

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
startups (6mo ago) startups (6mo ago)
10 Sep 2025
228 dibaca
2 menit
Air Cambodia Teken Kesepakatan Besar untuk Pembelian Pesawat Regional Buatan China

Rangkuman 15 Detik

Air Cambodia telah menandatangani kesepakatan besar untuk membeli pesawat C909 dari Comac.
Kesepakatan ini menunjukkan pertumbuhan Comac di pasar penerbangan Asia Tenggara.
C909 dirancang untuk penerbangan jarak pendek dengan kapasitas penumpang yang efisien.
Air Cambodia baru saja menandatangani nota kesepahaman dengan Comac, produsen pesawat terkemuka asal China, untuk membeli 10 unit pesawat C909 dengan opsi tambahan 10 unit lagi. Kesepakatan ini bisa jadi pembelian terbesar untuk pesawat C909 di luar China dan menandai langkah penting dalam memperluas pasar pesawat regional buatan China di Asia Tenggara. Pesawat C909 yang sebelumnya dikenal sebagai ARJ21 merupakan pesawat jet regional dengan kapasitas antara 78 hingga 97 kursi, dirancang khusus untuk penerbangan jarak pendek hingga 3.700 kilometer. Hingga Juli, Comac telah mengirimkan 166 unit C909 yang telah melayani lebih dari 24 juta penumpang di berbagai rute domestik dan internasional. Sejauh ini, beberapa maskapai di Asia Tenggara seperti TransNusa (Indonesia), Lao Airlines, dan VietJet (Vietnam) telah mengoperasikan beberapa unit C909 yang melayani 15 rute antara 18 kota di kawasan ini. Dengan masuknya Air Cambodia sebagai pengguna baru, pesawat ini semakin memperkokoh posisinya dalam industri penerbangan regional. Comac juga berupaya memperdalam kehadirannya di pasar Asia Tenggara dengan membuka kantor perwakilan di Hong Kong dan Singapura tahun lalu. Kerja sama antara Air Cambodia dan Comac tidak hanya sebatas pembelian pesawat, tetapi juga melibatkan dukungan operasional dan pengembangan industri penerbangan di kawasan tersebut. Langkah ini menjadi indikasi bahwa pesawat regional buatan China semakin diterima dan percaya di pasar Asia Tenggara. Jika tren ini berlanjut, Comac bisa menjadi rival utama produsen pesawat Barat dalam segmen regional, mendorong transformasi strategis di industri penerbangan global.

Analisis Ahli

Ahmad Rizal (Analis Industri Penerbangan Asia Tenggara)
Perluasan cakupan Comac di Asia Tenggara merupakan tanda jelas perubahan lanskap industri penerbangan global. Pesawat buatan China yang semakin diandalkan bisa memicu pergeseran dominasi pasar pesawat regional yang selama ini dikuasai oleh pabrikan Barat.