China Berupaya Pecahkan Dominasi Airbus dan Boeing di Pasar Pesawat Asia Tenggara
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
04 Sep 2025
229 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
China berupaya memperluas pengaruhnya di industri penerbangan sipil melalui pelatihan dan promosi pesawat domestik.
ASEAN menjadi pasar utama bagi pengiriman pesawat China, yang menunjukkan potensi kerja sama ekonomi.
Comac berusaha untuk bersaing secara langsung dengan Airbus dan Boeing dalam penyediaan pesawat besar.
China sedang melakukan pelatihan selama 14 hari untuk perwakilan dari negara-negara ASEAN di Beijing. Pelatihan ini fokus pada aspek keselamatan penerbangan, sertifikasi, dan teknologi pesawat baru, khususnya pesawat buatan China.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya China melalui Commercial Aircraft Corporation of China (Comac) untuk memperluas pangsa pasar pesawat sipilnya di kawasan Asia Tenggara yang sangat potensial dengan 700 juta penduduk.
Comac ingin menantang dominasi Airbus dan Boeing yang telah lama menguasai industri pesawat besar global. Pesawat model C909 milik Comac sudah beroperasi di Asia Tenggara selama sepuluh tahun dan telah melayani ratusan ribu penumpang.
Latihan yang diadakan oleh Civil Aviation Administration of China mencakup pengembangan hijau serta teknologi baru yang sangat relevan dengan kebutuhan penerbangan modern dan berkelanjutan saat ini.
Langkah ini menunjukkan bahwa China serius dalam membangun posisi sebagai pemain utama di industri penerbangan dunia, terutama di pasar yang berkembang pesat seperti Asia Tenggara.
Analisis Ahli
Hugh Ritchie
China-Southeast Asia economic cooperation mendorong momentum bagus untuk pabrikan pesawat China mengambil pangsa pasar yang lebih besar.

