Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

ETF Dogecoin Pertama di AS Hadir dengan Perlindungan Investor yang Lebih Baik

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (6mo ago) cryptocurrency (6mo ago)
10 Sep 2025
152 dibaca
2 menit
ETF Dogecoin Pertama di AS Hadir dengan Perlindungan Investor yang Lebih Baik

Rangkuman 15 Detik

Peluncuran ETF Dogecoin menandai langkah baru dalam integrasi cryptocurrency ke dalam pasar keuangan tradisional.
Regulasi di bawah Investment Company Act 1940 dapat memberikan perlindungan lebih besar bagi investor.
Volatilitas dan aksi harga Dogecoin akan menjadi faktor penting dalam menarik perhatian investor institusi di masa depan.
ETF Dogecoin pertama yang diluncurkan di pasar Amerika Serikat akan menggunakan nama Rex-Osprey Doge ETF dengan ticker DOJE. Ini adalah sebuah terobosan karena ETF ini mengikuti regulasi yang tidak biasa untuk produk kripto, yaitu Investment Company Act 1940, berbeda dari kebanyakan ETF kripto yang menggunakan Securities Act 1933. Menurut para ahli, regulasi ini memberikan pengawasan dan perlindungan lebih kepada investor karena menetapkan aturan diversifikasi dan tata kelola yang lebih ketat. Dengan begitu, ETF ini lebih mirip produk investasi tradisional seperti saham dan obligasi, daripada ETF berbasis komoditas kripto seperti Bitcoin. Dogecoin dianggap unik karena menggunakan sistem proof of work yang sama dengan Bitcoin, sehingga masih memiliki nilai dasar di mata regulator dan investor. Namun, jenis meme coin lain seperti Shiba Inu dan Pepe yang menggunakan proof of stake dianggap kurang memiliki utilitas, sehingga peluang mendapat persetujuan ETF akan lebih sulit. Saat ini, terdapat lebih dari 90 proposal ETF kripto yang menunggu keputusan dari SEC, termasuk yang berbasis Solana dan XRP. Meski begitu, investor institusional cenderung masih menunggu perkembangan harga dan kejelasan utilitas sebelum mulai berinvestasi dalam produk seperti ETF Dogecoin. Pergerakan harga Dogecoin saat ini sekitar Rp 400.80 ribu ($0,24) dengan kenaikan mingguan lebih dari 11%, menandakan minat pasar yang mulai tumbuh. Jika ETF berhasil mengundang minat yang lebih besar dan nilai pasar meme coin meningkat, maka regulasi dan produk serupa kemungkinan besar akan meningkat di masa depan.

Analisis Ahli

Ganesh Mahidhar
ETF yang diatur di bawah Investment Company Act 1940 memberikan perlindungan dan tata kelola yang lebih baik daripada di bawah Securities Act 1933, menjadikan ETF ini lebih mirip produk saham dan obligasi klasik dibanding ETF komoditas.