ETF Dogecoin Pertama di AS Diprediksi Mendorong Investasi Meme Coin Tanpa Utilitas
Finansial
Mata Uang Kripto
17 Sep 2025
183 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Peluncuran ETF Dogecoin menunjukkan permintaan investor yang tinggi meskipun koin tersebut tidak memiliki utilitas.
Ray Youssef percaya bahwa ETF ini bisa menarik perhatian dari investor tradisional.
Kenaikan harga Dogecoin di masa depan dapat dipicu oleh aliran dana ke ETF tersebut.
Komunitas kripto kini menanti peluncuran ETF pertama di Amerika Serikat yang berhubungan dengan meme coin, yaitu Rex Shares-Osprey Dogecoin ETF (DOJE) pada 18 September 2025. Ini merupakan langkah penting karena sebelumnya kripto meme dikenal lebih sebagai alat spekulasi tanpa fungsi nyata.
Dogecoin sendiri adalah salah satu meme coin paling populer yang lahir dari budaya internet dan media sosial, namun sering dianggap tidak memiliki utilitas sama sekali. Seorang analis Bloomberg, Eric Balchunas, menyebut DOJE sebagai ETF pertama di AS yang sengaja memegang aset tanpa utilitas.
Ray Youssef, CEO NoOnes, mengatakan bahwa permintaan investor yang tinggi menjadi alasan utama peluncuran ETF ini. Dia menilai bahwa bagi investor tradisional, utilitas aset kini mulai kalah penting dibanding permintaan pasar dan budaya sosial yang melekat di kripto.
Harga DOGE pada saat laporan adalah sekitar 0,2681 USD. Youssef memperkirakan, jika aliran dana masuk ETF cukup besar, harga dapat naik hingga 0,35 USD pada kuartal pertama 2026. Namun sebaliknya, aliran dana rendah bisa membuat harga turun ke 0,24 USD.
Selain DOJE, Rex Shares-Osprey juga meluncurkan ETF untuk XRP, yang juga diharapkan dapat mengangkat harga XRP dari 3,03 USD ke kisaran 3,50 hingga 4 USD pada waktu yang sama. Ini menunjukkan geliat pasar tradisional mulai merambah produk investasi berbasis kripto.
Analisis Ahli
Eric Balchunas
Menyatakan bahwa ini adalah ETF AS pertama yang memegang aset tanpa utilitas nyata dengan tujuan hiburan dan spekulasi, bukan menilai nilai Dogecoin itu sendiri.Ray Youssef
Menyatakan bahwa permintaan investor menjadi pendorong utama peluncuran ETF dan bahwa jika risiko pasar kembali, ETF ini bisa menarik diversifikasi portofolio yang semakin besar dari investor tradisional.