Commonwealth Fusion Systems Kumpulkan Dana Besar untuk Cetak Sejarah Energi Fusi
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
29 Agt 2025
230 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Commonwealth Fusion Systems telah mengumpulkan dana sebesar $863 juta untuk mempercepat pengembangan energi fusi.
Reaktor Sparc diharapkan dapat berfungsi pada tahun depan dan mencapai breakeven ilmiah pada tahun 2027.
Investasi dalam teknologi fusi semakin meningkat seiring dengan kemajuan dalam komputasi dan AI.
Commonwealth Fusion Systems, sebuah startup yang bergerak dalam pengembangan tenaga fusi, baru saja berhasil mengumpulkan dana sejumlah 863 juta dolar AS dari berbagai investor besar seperti Nvidia dan Google. Ini menandai babak baru dalam upaya mereka untuk mendorong energi fusi dari konsep ilmiah menjadi teknologi komersial yang bisa digunakan oleh industri dan masyarakat luas.
Perusahaan yang berbasis di Massachusetts ini sudah mengumpulkan hampir 3 miliar dolar AS sejak berdiri, paling banyak dibandingkan startup fusi lain. CFS sedang membangun reaktor prototipe bernama Sparc yang direncanakan mulai diuji pada tahun depan dan diharapkan bisa mencapai breakeven ilmiah, yaitu menghasilkan energi lebih banyak daripada yang digunakan untuk memulainya, pada tahun 2027.
Sparc adalah jenis reaktor tokamak yang menggunakan magnet superkonduktor untuk menekan dan memanaskan plasma hingga terjadi reaksi fusi yang menghasilkan energi besar. Meskipun Sparc belum akan menjual listrik ke jaringan, perangkat ini sangat krusial sebagai bukti konsep dan untuk mengumpulkan data terkait biaya dan kemampuan teknis.
Setelah keberhasilan Sparc diharapkan, CFS berencana membangun fasilitas pembangkit listrik komersial bernama Arc yang akan mulai konstruksi di Virginia pada tahun 2027 atau 2028. Proyek ini mendapat dukungan dari banyak investor lama dan baru yang juga membantu memperluas jaringan mitra dan rantai pasok.
Meskipun biaya pembangunan Arc diperkirakan akan sangat besar, CFS dan investornya berkomitmen kuat untuk membawa teknologi fusi ini menjadi kenyataan komersial. Tantangan teknis tetap ada, tapi kemajuan pesat dan pendanaan kuat memberikan harapan bahwa tenaga fusi dapat menjadi pendorong utama transisi energi bersih di masa depan.
Analisis Ahli
Saskia Mordijck
Tokamak sudah terbukti sebagai desain yang efektif secara teori, namun performa aktual dari prototipe baru bisa membuka tantangan yang belum diprediksi sehingga penting untuk terus memantau dan menguji perangkat baru seperti Sparc.
