Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengatasi Hambatan Akuntansi Untuk Adopsi Stablecoin oleh CFO

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
08 Sep 2025
45 dibaca
2 menit
Mengatasi Hambatan Akuntansi Untuk Adopsi Stablecoin oleh CFO

AI summary

Kejelasan regulasi sangat penting untuk mendorong adopsi stablecoin.
CFO semakin tertarik untuk menggunakan cryptocurrency sebagai bagian dari strategi keuangan mereka.
Penerapan stablecoin dapat membawa efisiensi baru dalam pembayaran lintas batas.
Para pimpinan keuangan perusahaan semakin tertarik menggunakan stablecoin sebagai bagian dari strategi keuangan dan untuk mempermudah pembayaran lintas negara. Namun, mereka masih menghadapi masalah besar dalam pengelolaan akuntansi dan kepatuhan keuangan karena banyak alat akuntansi tradisional belum siap menghadapi volatilitas aset kripto.Salah satu faktor utama yang menahan adopsi stablecoin adalah kurangnya kejelasan regulasi dan ketakutan terhadap risiko hukum. Namun, langkah pemerintah AS melalui pengesahan GENIUS Act mulai memberikan kepastian aturan bagi penerbit stablecoin, yang disambut baik oleh para ahli industri.Pihak regulator juga sedang menyusun standar pelaporan dan akuntansi yang tepat untuk stablecoin, termasuk kategori apakah stablecoin dapat dianggap sebagai uang tunai atau aset lain dalam laporan keuangan. Ini masih menjadi topik yang akan diatur lebih detail dalam beberapa waktu mendatang.Stablecoin sekarang mulai dilihat sebagai solusi untuk masalah klasik transaksi lintas batas yang lambat dan mahal. Banyak CFO semakin yakin mencoba menggunakan teknologi ini secara bertahap, terutama setelah melihat adopsi oleh institusi keuangan besar yang sudah mulai memasuki bidang ini.Kedepannya, adopsi crypto terutama stablecoin akan dilakukan secara hati-hati dan terstruktur untuk memastikan kepatuhan dan keamanan. Namun, seiring semakin banyak regulasi yang jelas dan infrastruktur yang matang, peluang untuk stabil dan luasnya penggunaan stablecoin dalam dunia keuangan menjadi makin besar.

Experts Analysis

Lindsey Argalas
Regulasi yang jelas seperti GENIUS Act dapat mempercepat adopsi stablecoin karena menghilangkan risiko ketidakpastian hukum yang selama ini menghambat institusi besar.
Nassim Eddequiouaq
Perubahan dalam standar akuntansi akan sangat penting untuk menentukan bagaimana stablecoin diklasifikasikan sebagai alat pembayaran atau aset keuangan, yang akan berdampak besar pada praktik pelaporan perusahaan.
Editorial Note
Meskipun regulasi semakin jelas, masalah akuntansi masih menjadi penghalang utama yang harus diselesaikan dengan cepat agar stablecoin bisa diterima secara massal oleh industri keuangan. Pendekatan bertahap dan kolaborasi antara regulator, penyedia teknologi, dan institusi keuangan sangat penting untuk membangun kepercayaan dan memastikan kepatuhan yang berkelanjutan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.