Saham Token di Blockchain: Masa Depan Trading yang Lebih Cepat tapi Berisiko
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
01 Okt 2025
154 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Tokenisasi saham dapat mempercepat proses perdagangan dan penyelesaian.
Ada kekhawatiran mengenai dampak perdagangan saham tokenized terhadap pasar yang ada.
SEC berencana untuk memberikan pengecualian peraturan untuk perdagangan saham berbasis blockchain.
Sistem perdagangan saham tradisional saat ini bisa mengalami keterlambatan settlement hingga satu hari atau lebih, yang berpotensi menyebabkan masalah likuiditas saat periode perdagangan tinggi. Sebagai respons, SEC di Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan perdagangan saham dalam bentuk token di blockchain, yang menawarkan proses settlement lebih cepat.
Perdagangan saham token ini memungkinkan investor membeli dan menyimpan saham seperti Apple dan Netflix dalam bentuk token digital di dompet kripto, serupa dengan menyimpan Bitcoin atau Ethereum. Platform seperti Coinbase dan Robinhood, yang sudah berekspansi ke pasar internasional, bersemangat mengembangkan layanan ini.
Tokenized stocks sebenarnya adalah representasi digital dari saham asli yang dimiliki oleh sebuah entitas, sehingga melibatkan pihak ketiga yang menghasilkan token untuk pelanggan. Meskipun hak kepemilikan sama, cara mekanisme kepemilikan ini berbeda dibandingkan pembelian saham tradisional yang langsung dicatat secara konvensional.
Para pendukung metode ini menekankan bahwa teknologi blockchain dapat mempercepat waktu penyelesaian transaksi dan mengurangi risiko backlog, seperti yang dialami Robinhood selama masa lonjakan transaksi saham meme di tahun 2021. Namun, perusahaan besar dan lama seperti Citadel Securities mengkhawatirkan potensi gangguan pasar dan kurangnya perlindungan terhadap aktivitas ilegal.
Karena ada tekanan dari pelaku pasar tradisional dan kekhawatiran soal regulasi, peluncuran perdagangan saham berbasis blockchain di AS mungkin tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Namun, di beberapa negara lain, tokenized stocks sudah diterima dan menjadi solusi agar investasi saham AS dapat diakses dengan biaya lebih rendah.
Analisis Ahli
Vlad Tenev
Settlement waktu nyata melalui teknologi blockchain bisa menghilangkan backlog dan meningkatkan likuiditas, tapi harus disertai dengan regulasi yang kuat untuk mencegah risiko sistemik.