Databricks Kumpulkan Dana Rp14 Triliun, Fokus Kembangkan Database AI Canggih
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
08 Sep 2025
232 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Databricks telah berhasil mengumpulkan dana sebesar $1 miliar dengan valuasi mencapai $100 miliar.
CEO Databricks mengungkapkan bahwa semakin banyak database yang dibuat oleh AI, yang menunjukkan perkembangan teknologi yang cepat.
Investasi terbaru difokuskan pada pengembangan database untuk AI agents, bersaing dengan Supabase.
Databricks baru saja mengumumkan pendanaan tambahan sebesar 1 miliar dolar AS, hanya beberapa bulan setelah mereka mendapatkan pendanaan besar senilai 10 miliar dolar AS dan pinjaman 5 miliar dolar AS. Dengan valuasi perusahaan mencapai 100 miliar dolar AS, ini menunjukkan bahwa Databricks terus tumbuh dan dipercaya oleh para investor besar.
Dana baru ini akan digunakan untuk mengembangkan teknologi database yang bersaing dengan produk Supabase, khususnya untuk layanan agen AI. Agen AI merupakan program yang mampu membuat dan mengelola database secara otomatis, tanpa memerlukan campur tangan manusia secara langsung.
CEO Databricks, Ali Ghodsi, menyatakan bahwa saat ini sudah ada perubahan besar dalam cara database dibuat. Jika setahun lalu hanya 30% database yang dibuat oleh AI agen, sekarang angkanya telah naik drastis menjadi 80%. Hal ini menandakan bahwa penggunaan AI dalam bidang data sedang sangat berkembang.
Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Thrive dan Insight Partners, dua perusahaan investasi yang juga terlibat dalam pendanaan Databricks sebelumnya. Insight Partners menyatakan bahwa mereka melihat langsung bagaimana Databricks berhasil meningkatkan pendapatan hingga mencapai 4 miliar dolar AS per tahun melalui produk-produk unggulan mereka.
Perusahaan-perusahaan dalam portofolio Insight Partners pun banyak yang sudah mulai menggunakan teknologi dan layanan dari Databricks, menunjukkan bahwa pemakaian produk Databricks sudah dikenal dan dipercaya luas di pasar bisnis. Ini menjadi penguat posisi Databricks sebagai salah satu pemimpin dalam bidang teknologi data AI.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Investasi besar seperti ini menandakan pergeseran revolusioner dalam pengelolaan data yang semakin otomatis dengan bantuan kecerdasan buatan, yang akan mempercepat inovasi di berbagai sektor industri.