AI summary
Token LINK mengalami penurunan harga meskipun ada berita positif. Chainlink Reserve secara rutin membeli token untuk mengurangi pasokan yang beredar. Tekanan bearish terus berlanjut di pasar kripto secara keseluruhan. Token LINK dari Chainlink mengalami penurunan sebesar 2,8% dalam 24 jam terakhir, turun ke harga $22,4. Hal ini terjadi meskipun ada berita positif seperti keterlibatan pemerintah AS dan pengajuan ETF baru yang biasanya mendorong kenaikan harga.Sejak puncaknya di harga $27 pada 22 Agustus, LINK telah turun sekitar 15%. Penurunan ini bertepatan dengan kondisi pasar kripto yang juga mengalami penurunan, termasuk Bitcoin dan Ether yang menarik sebagian besar investor.Salah satu alasan teknis adalah tekanan bearish yang terus berlangsung dengan polanya membentuk lower highs dan lower lows, menandakan pasar masih dalam masa konsolidasi dan investor cenderung berhati-hati.Mekanisme Chainlink Reserve yang membeli token secara rutin untuk mengurangi pasokan sudah membeli lebih dari 237.000 LINK senilai lebih dari $5,5 juta sejak awal Agustus, namun hal ini belum mampu membalikkan tren penurunan harga.Secara teknikal, support kuat berada sekitar $22,28-$22,32, sementara resistance ada di kisaran $23,10-$23,16. Investor disarankan untuk memperhatikan level-level ini sebagai acuan dalam pergerakan harga LINK ke depan.
Meskipun ada pembelian otomatis oleh Chainlink Reserve yang mengurangi pasokan token, hal itu belum cukup untuk menahan tekanan jual yang berasal dari sentimen pasar kripto yang lebih luas. Dalam jangka pendek, LINK masih rentan terhadap koreksi lebih lanjut sampai ada katalis positif yang lebih kuat atau pemulihan pasar kripto secara umum.