AI summary
Kevin O'Leary percaya bahwa NFT adalah tren sementara dan lebih memilih koleksi fisik. O'Leary menginvestasikan jutaan dolar dalam koleksi unik seperti kartu olahraga dan mainan mewah. Dia tetap optimis tentang potensi tokenisasi aset fisik di masa depan melalui teknologi blockchain. Kevin O’Leary, pengusaha terkenal dari Kanada dan juri acara Shark Tank, telah merubah pandangannya tentang NFT. Dia awalnya percaya NFT bisa melampaui Bitcoin, tapi akhirnya menyebut NFT sebagai sebuah “fad” atau tren sesaat yang sudah lewat. Awalnya O’Leary ikut tertarik dengan NFT saat pasar NFT mencapai puncak pada awal 2022, namun volume perdagangan yang menurun drastis membuatnya melepas ketertarikan tersebut.Meskipun meninggalkan NFT, O’Leary tetap berinvestasi jutaan dolar dalam aset koleksi fisik yang langka dan bernilai tinggi, seperti kartu olahraga Kobe Bryant dan Michael Jordan yang dia beli seharga 13 juta dollar. Dia percaya aset unik seperti kartu olahraga dan seni memiliki nilai jangka panjang yang lebih stabil dan berpotensi menghasilkan keuntungan besar dalam dua dekade mendatang.Selain itu, O’Leary juga memegang persentase besar portofolio kriptonya pada dua mata uang utama, Bitcoin dan Ethereum, yang dia sebut sebagai standar emas dalam dunia crypto. Dia juga berinvestasi pada perusahaan infrastruktur keuangan di sektor digital seperti Circle, Coinbase, dan Robinhood, menganggap investasi ini sebagai fondasi yang kuat di ekosistem keuangan modern.O’Leary juga percaya bahwa di masa depan, aset fisik seperti kartu olahraga dan karya seni dapat di-tokenisasi dengan teknologi blockchain. Tokenisasi ini akan membuat manajemen dan perdagangan aset tersebut lebih efisien dan transparan, meskipun dia tetap menekankan pentingnya memiliki aset fisik yang nyata yang bisa “disentuh”, berbeda dengan NFT murni yang hanya berupa barang digital.Visi O’Leary tentang “Wall Street on chain” bertujuan membangun pasar aset yang lebih modern dengan menggunakan teknologi blockchain sebagai dasar untuk meningkatkan likuiditas, transparansi, dan kepercayaan. Dengan pendekatan ini, dia berharap dapat menggabungkan investasi tradisional dan digital dalam ekosistem yang lebih aman dan efektif.
Kevin O’Leary menunjukan pendekatan investasi yang pragmatis dengan menghindari hype NFT yang volatil dan lebih memilih aset fisik dengan nilai tahan lama yang dapat dipertanggungjawabkan. Visinya tentang 'Wall Street on chain' bisa menjadi pendorong revolusi transparansi dan efisiensi pasar aset koleksi di masa depan.