Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Cara Kerja DeFi: Menghasilkan Pendapatan dari Ethena, Pendle, dan Aave

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (7mo ago) cryptocurrency (7mo ago)
04 Sep 2025
189 dibaca
2 menit
Cara Kerja DeFi: Menghasilkan Pendapatan dari Ethena, Pendle, dan Aave

Rangkuman 15 Detik

Ekosistem DeFi yang terdiri dari Ethena, Pendle, dan Aave menciptakan siklus yang saling menguntungkan dalam menghasilkan imbal hasil.
Kompatibilitas EVM dari protokol-protokol ini memudahkan integrasi dan adopsi yang lebih cepat.
Hyperliquid berpotensi memperluas jaringan DeFi dan meningkatkan efisiensi modal dengan menambah likuiditas.
Decentralized Finance atau DeFi menghadirkan pendekatan baru dalam dunia investasi dengan menggunakan smart contracts di blockchain untuk mengelola dan menghasilkan pendapatan tanpa perantara konvensional. Beberapa protokol DeFi yang telah sukses berkolaborasi adalah Ethena, Pendle, dan Aave, yang saling mendukung dalam melewatkan aset dan menghasilkan hasil investasi yang menarik di ekosistem on-chain. Ethena bekerja dengan menciptakan USDe, yakni dolar sintetis yang didukung oleh kombinasi stablecoin dan cryptocurrency. Dengan strategi delta-neutral menggunakan futures, Ethena menjaga nilai USDe tetap stabil sambil menghasilkan yield bagi para staker yang dapat mencapai sekitar 9% per tahun. Aset ini kemudian diteruskan ke Pendle. Pendle membagi hasil investasi dari USDe menjadi dua bagian yang disebut Principal Tokens (PT) sebagai modal dasar dan Yield Tokens (YT) sebagai aliran pendapatan dari hasil investasi. PT biasanya dijual dengan diskon dan ditukar kembali pada saat jatuh tempo, sedangkan YT memberikan penghasilan variabel terkait yield yang dihasilkan dari underlying asset. Aave melengkapi siklus ini dengan menyediakan layanan pinjaman menggunakan PT sebagai jaminan yang stabil dan dapat diprediksi. Para investor meminjam misalnya USDC dari Aave yang kemudian dapat dipakai kembali untuk berinvestasi melalui Ethena, menciptakan siklus reinvestasi dan memaksimalkan efisiensi modal secara on-chain. Ke depan, protokol lain seperti Hyperliquid berpotensi bergabung dalam ekosistem ini, memperluas jaringan dari tiga protokol menjadi sebuah sistem terintegrasi yang lebih besar, meningkatkan likuiditas dan efisiensi modal dalam pasar DeFi. Ini menunjukkan bagaimana DeFi dapat berkembang pesat jika protokol berbagi fondasi yang kompatibel dan beroperasi dalam lingkungan blockchain yang sama.

Analisis Ahli

DJ Windle
Strategi delta-neutral yang dijalankan oleh Ethena memungkinkan generasi yield yang stabil dengan mengurangi risiko volatilitas harga kripto, membuka jalan bagi pendekatan investasi on-chain yang lebih aman dan terukur.