AI summary
Sesh berusaha untuk menjadi alternatif yang lebih aman bagi pengguna nikotin dibandingkan dengan produk rokok dan vape. Pendanaan dari tokoh-tokoh terkenal seperti Diplo dan Post Malone memberikan Sesh keunggulan dalam pemasaran. Regulasi yang lebih lunak terhadap kantong nikotin dapat memungkinkan pertumbuhan produk baru di pasar. Pasar produk nikotin mengalami perubahan besar dengan munculnya kantong nikotin putih yang bebas tembakau, seperti Zyn dan Velo. Produk ini dianggap lebih aman karena tidak melibatkan pembakaran dan tembakau langsung, meskipun tetap menyebabkan kecanduan. Startup baru bernama Sesh memasuki pasar ini dengan dukungan pendanaan besar dan selebriti populer.Sesh didirikan oleh Max Cunningham, yang terinspirasi oleh pengalaman pribadinya saat mencoba berhenti dari kebiasaan rokok dan vape. Dengan formula yang dikembangkan oleh penemu Zyn, Sesh menawarkan kantong nikotin yang menggunakan MCT oil untuk mengurangi iritasi pada gusi, yang sering menjadi masalah pengguna produk sejenis.Regulasi dari Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat kini mulai mengawasi pasar kantong nikotin dengan cara yang lebih lunak dibandingkan vape, termasuk memberikan persetujuan pemasaran untuk produk-produk tertentu. Hal ini membuka peluang bagi perusahaan seperti Sesh untuk tumbuh dan bersaing di pasar yang sedang berkembang pesat.Sesh juga menonjolkan strategi pemasaran yang hati-hati dengan menghindari platform seperti TikTok demi mencegah akses oleh anak di bawah umur. Meskipun begitu, potensi penggunaan produk ini oleh kalangan muda masih tetap menjadi perhatian para ahli dan regulator karena sifat adiktif nikotin.Perusahaan ini kini memiliki lebih dari 30 karyawan penuh waktu dan produknya tersedia di lebih dari 5.000 toko di Amerika Serikat dan Kanada. Dengan pertumbuhan tahunan yang diperkirakan mencapai 5.000%, Sesh berambisi menjadi alternatif yang lebih baik dan bukan sekadar pelengkap bagi konsumen nikotin di era setelah vape.
Munculnya Sesh dengan formula inovatif dan dukungan selebriti menandai fase baru dalam industri nikotin yang fokus pada pengalaman pengguna lebih aman dan nyaman. Namun, potensi risiko kecanduan dan akses oleh anak di bawah umur tetap menjadi persoalan yang harus ditangani dengan serius oleh regulator dan pelaku industri.