Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Teknologi Baru Tingkatkan Pemanfaatan Panas Limbah Data Center hingga 80%

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (6mo ago) climate-and-environment (6mo ago)
04 Sep 2025
47 dibaca
2 menit
Teknologi Baru Tingkatkan Pemanfaatan Panas Limbah Data Center hingga 80%

Rangkuman 15 Detik

Sistem baru dapat meningkatkan pemulihan listrik dari data center secara signifikan.
Penggunaan teknologi solar dapat mengatasi tantangan suhu rendah dalam pemulihan energi.
Riset ini menyoroti pentingnya efisiensi energi dalam era digital yang terus berkembang.
Para peneliti dari Rice University telah mengembangkan metode baru untuk meningkatkan jumlah listrik yang dapat dihasilkan dari limbah panas data center hingga 60 hingga 80 persen setiap tahun. Penemuan ini sangat penting mengingat data center saat ini menggunakan ratusan terawatt-jam listrik setiap tahun, terutama dengan meningkatnya permintaan AI dan komputasi awan. Metode ini memanfaatkan sistem bernama solar thermal-boosted organic Rankine cycle (ORC) yang meningkatkan suhu cairan pendingin dari data center menggunakan kolektor surya standar. Dengan menaikkan suhu limbah panas tanpa tambahan konsumsi listrik, sistem ini mampu mengkonversi panas menjadi listrik lebih efisien. Pemodelan sistem menunjukkan peningkatan sebesar 60 persen dalam pemulihan listrik di Ashburn, Virginia, dan 80 persen di Los Angeles. Selain itu, biaya per unit listrik yang dipulihkan turun 5,5 persen di Ashburn dan 16,5 persen di Los Angeles, membuat solusi ini lebih ekonomis bagi operator data center. Selain itu, sistem ini menunjukkan efisiensi 8 persen lebih tinggi selama jam puncak ketika sinar matahari melimpah. Sistem ini juga kompatibel dengan sistem pendinginan cairan modern yang biasanya memiliki suhu kerja yang rendah, yang selama ini menjadi kendala bagi teknologi pemulihan panas konvensional. Peneliti berencana untuk menguji teknologi ini di fasilitas operasional secara langsung dan mengeksplorasi penyimpanan panas untuk memastikan ketersediaan energi setelah matahari terbenam. Teknologi ini bukan pengganti upaya efisiensi di server dan pendingin, namun menambahkan cara baru untuk mengubah limbah panas menjadi aset yang berguna.

Analisis Ahli

Laura Schaefer
Teknologi ini memanfaatkan sumber panas yang sebelumnya dianggap tidak optimal dan dapat memberikan solusi praktis dan ekonomis bagi industri data center yang terus berkembang.