Perplexity Gandeng PayPal Tawarkan Browser AI Comet untuk Saingi Google
Teknologi
Kecerdasan Buatan
04 Sep 2025
158 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Perplexity meluncurkan browser Comet untuk bersaing di industri pencarian berbasis AI.
Kemitraan dengan PayPal dan Venmo memungkinkan akses lebih luas ke pengguna baru.
Comet menawarkan fitur inovatif yang mengintegrasikan teknologi AI dalam pengalaman menjelajah pengguna.
Perplexity, sebuah startup AI yang mendapat dukungan dari Nvidia, meluncurkan browser baru bernama Comet. Mereka berusaha menyaingi Google dan OpenAI dalam industri pencarian berbasis AI dengan menawarkan fitur-fitur canggih yang terintegrasi langsung dalam browser.
Mulai 3 September 2025, pengguna PayPal dan Venmo di Amerika Serikat serta beberapa pasar global bisa mendapatkan akses awal ke Comet lewat uji coba gratis selama 12 bulan. Paket berbayar Perplexity Pro dijual seharga Rp 3.34 juta (US$200) per tahun atau Rp 334.00 ribu (US$20) per bulan.
Kerja sama dengan PayPal dan Venmo membuka peluang bagi Perplexity untuk menjangkau lebih dari 430 juta pengguna aktif secara global. Penawaran ini juga menjadi bagian dari fitur baru PayPal untuk mengelola langganan dan pembayaran berulang lebih mudah.
Browser Comet memungkinkan pengguna melakukan berbagai aktivitas dengan bantuan AI, seperti mengakses data pribadi seperti email dan kalender, menjadwalkan rapat, sampai meringkas konten halaman web, sehingga menjelajah internet menjadi lebih efisien dan interaktif.
Selain versi desktop, Perplexity sedang mengembangkan versi mobile dari Comet dan telah mengadakan diskusi dengan produsen smartphone untuk distribusi aplikasi ini ke perangkat seluler, guna memperluas jangkauan dan kemudahan akses bagi pengguna.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Strategi integrasi layanan pembayaran dengan browser AI merupakan langkah inovatif yang dapat mendorong adopsi teknologi AI secara masif, namun harus diiringi dengan fokus kuat pada privasi dan keamanan data pengguna.Fei-Fei Li
Memanfaatkan jaringan PayPal dan Venmo untuk memperluas distribusi merupakan contoh terbaik penerapan teknologi AI berbasis layanan yang mengutamakan kemudahan akses bagi pengguna global.
