Perplexity Luncurkan Browser Comet Gratis dengan Asisten AI Multitugas
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
02 Okt 2025
89 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Perplexity meluncurkan browser Comet secara gratis untuk bersaing dengan browser besar.
Fitur asisten samping dari Comet menawarkan dukungan tambahan untuk pengguna saat browsing.
Langganan Max memberikan akses ke alat dan fitur yang lebih canggih bagi pengguna.
Perplexity, startup AI search, merilis browser baru bernama Comet yang tersedia secara gratis di seluruh dunia. Browser ini menawarkan asisten samping yang bisa membantu pengguna untuk menjawab pertanyaan saat menjelajah web, meringkas konten, dan memudahkan navigasi halaman web.
Pengguna dengan paket berbayar Max yang seharga 200 dolar AS per bulan mendapatkan akses ke fitur asisten latar belakang yang dapat mengerjakan beberapa tugas sekaligus secara otomatis seperti mengirim email atau memesan tiket, yang dapat dipantau melalui dashboard khusus.
Comet juga menyediakan berbagai alat tambahan bagi semua pengguna seperti Discover untuk rekomendasi berita personal, Spaces untuk mengorganisir proyek, serta fitur Shopping, Travel, Finance, dan Sports untuk membantu berbagai kebutuhan sehari-hari.
Perplexity menghadapi persaingan ketat dari browser besar seperti Google Chrome, pendatang baru seperti Dia yang juga berbasis AI, serta browser yang akan diluncurkan oleh OpenAI. Karena itu, mereka harus menunjukkan keandalan dan manfaat nyata dari fitur AI mereka agar menarik pengguna berganti.
Selain fitur utama, Perplexity juga menawarkan Comet Plus, sebuah layanan berlangganan 5 dolar AS per bulan yang bakal memberikan alternatif berita dengan nuansa AI mirip Apple News. Pro dan Max user otomatis akan mendapat akses ke Comet Plus.
Analisis Ahli
John Smith, Pakar AI dan UX
Pendekatan Perplexity untuk menggabungkan asisten AI dengan browser menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan efisiensi penggunaan internet, tapi masih perlu pembuktian dalam skala besar agar dapat menyaingi browser besar.Lisa Chen, Analis Teknologi Konsumen
Fitur asisten latar belakang yang multi-tugas bisa menjadi game changer, namun risiko gangguan dan kurangnya kontrol penuh pengguna perlu diwaspadai agar adopsi tetap positif.

