Terobosan Sel Baterai EV Dari Bahan Daur Ulang di Inggris
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
04 Sep 2025
110 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Inovasi dalam daur ulang baterai dapat mengurangi jejak karbon kendaraan listrik.
Kolaborasi antara Altilium dan JLR menunjukkan potensi bahan daur ulang untuk memenuhi standar industri otomotif.
Proyek ini mendemonstrasikan kemampuan Inggris untuk memimpin dalam teknologi daur ulang baterai.
Altilium dan Jaguar Land Rover (JLR) berhasil memperkenalkan sel baterai kendaraan listrik pertama di Inggris yang sepenuhnya menggunakan bahan katoda dan anoda hasil daur ulang. Inovasi ini diperkenalkan dalam acara Cenex Expo 2025 sebagai langkah maju dalam mengembangkan ekonomi sirkular untuk baterai EV di dalam negeri. Sel baterai NMC 811 multilapis telah dibuat menggunakan material aktif katoda yang diperoleh dari baterai EV bekas melalui proses EcoCathode milik Altilium.
Proses daur ulang yang digunakan oleh Altilium memungkinkan pemulihan lebih dari 95% logam penting katoda dan lebih dari 99% grafit untuk anoda. Bahan-bahan tersebut kemudian diolah kembali menjadi material katoda berkadar tinggi dan grafit yang sudah dimurnikan. Tes awal menunjukkan bahwa kinerja sel baterai ini setara dengan baterai yang menggunakan material baru, sehingga sangat menjanjikan untuk produksi massal.
Dampak lingkungan dari penggunaan bahan daur ulang ini juga sangat positif. Studi Life Cycle Assessment oleh Minviro menunjukkan bahwa mengganti material baru dengan bahan daur ulang pada sel NMC 811 dapat menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 32%. Selain itu, ada penurunan signifikan pada pembentukan partikel pencemar dan pengurangan dampak buruk terhadap sumber daya air dan mineral.
Altilium telah membuka pabrik daur ulang baterai EV komersial pertama di Plymouth dan sedang mengembangkan fasilitas baru yang dapat mengolah baterai dari hingga 24.000 kendaraan tiap tahunnya. Kerjasama dengan JLR mendukung rantai pasok bahan daur ulang dalam negeri serta membantu memenuhi persyaratan regulasi Uni Eropa tentang konten daur ulang dalam baterai EV.
Inovasi ini dianggap sebagai kemajuan penting yang membuktikan bahwa metode ramah lingkungan dapat diaplikasikan tanpa mengorbankan performa teknis baterai. Dengan alat bantu virtual reality, baterai daur ulang ini dapat langsung disimulasikan dalam desain Jaguar I-PACE, memperlihatkan kesiapan teknologi ini untuk diaplikasikan di kendaraan produksi masa depan.
Analisis Ahli
Christian Marston
Proses daur ulang kami yang inovatif membuktikan bahwa bahan yang didaur ulang mampu memenuhi standar automotif dan mengurangi ketergantungan impor secara signifikan.David Sellick
Proyek ini menunjukkan bahwa inovasi berkelanjutan dan performa tinggi baterai EV dapat berjalan beriringan tanpa kompromi, memberikan dampak positif besar bagi lingkungan.
