Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Gerhana Bulan Total 7 September 2025: Fenomena Langit Merah Bisa Disaksikan Indonesia

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
News Publisher
03 Sep 2025
245 dibaca
2 menit
Gerhana Bulan Total 7 September 2025: Fenomena Langit Merah Bisa Disaksikan Indonesia

AI summary

Gerhana Bulan Total akan terlihat di Indonesia pada 7 September 2025.
Warna merah pada Bulan saat gerhana disebabkan oleh hamburan cahaya di atmosfer Bumi.
BMKG mengadakan pengamatan publik di dua lokasi dan siaran langsung bagi yang tidak dapat hadir.
Pada tanggal 7 September 2025, sebuah fenomena alam istimewa yaitu Gerhana Bulan Total akan terjadi dan bisa disaksikan dari berbagai wilayah di Indonesia. Gerhana Bulan Total ini terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus sehingga Bulan masuk ke bayangan inti Bumi.Saat puncak gerhana, Bulan akan tampak berwarna merah menyala jika cuaca cerah. Warna merah ini muncul karena hamburan cahaya di atmosfer Bumi yang membuat warna biru tersebar, sedangkan cahaya merah menembus atmosfer dan mengenai Bulan.BMKG menginformasikan durasi totalitas atau puncak gerhana terjadi selama kurang lebih 1 jam 22 menit mulai pukul 00.30 WIB sampai 01.53 WIB. Seluruh fase gerhana dapat diamati dengan jelas di wilayah barat Indonesia, sementara di Papua bagian timur Bulan akan terbenam lebih awal.Untuk masyarakat yang ingin menyaksikan bersama, BMKG telah menyiapkan dua lokasi pengamatan, yaitu di Stasiun Meteorologi Komodo Labuan Bajo dan Lapangan dr. Murdjani Banjarbaru, dengan kegiatan yang dimulai sejak jam 19.00 hingga 21.30 WITA. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan gratis.Bagi yang tidak dapat hadir langsung, BMKG juga menyediakan siaran langsung di website resmi sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati keindahan dan keunikan Gerhana Bulan Total ini tanpa harus datang ke lokasi pengamatan.

Experts Analysis

Dr. Andi Santoso (Astronom Indonesia)
Gerhana Bulan Total merupakan momen yang tepat untuk memperkenalkan ilmu astronomi ke masyarakat, terutama siswa dan pelajar, sehingga minat mereka terhadap sains bisa meningkat secara signifikan.
Editorial Note
Gerhana Bulan Total bukan hanya fenomena alam yang indah, tapi juga peluang edukasi penting bagi masyarakat luas untuk memahami konsep astronomi secara praktis. Pengamatan terbuka yang diselenggarakan BMKG sangat efektif untuk mengedukasi sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi langsung dalam fenomena tersebut.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.